Celebrity
Chantelle: 'Sapi' di Atas Catwalk

22 Jun 2015


Saat Chantelle Young Brown berusia 16 tahun, jurnalis dan pembawa acara Shannon Boodram melihat foto Chantelle di halaman Facebook. Penampilan Chantelle yang unik membuatnya jatuh hati. Boodram kemudian mengajak Chantelle ikut menjadi bintang videoklip lagu berjudul  Natural Me.  Lagu itu   seakan menyuarakan isi hati Chantelle. Sebait liriknya berbunyi, “Apakah saya harus menolak diri sendiri agar dapat diterima orang lain?” Setelah diunggah ke dalam jaringan, video tersebut ditonton ratusan ribu kali serta mendapat banyak pujian.

Selain itu, Boodram juga memotret Chantelle layaknya model profesional. Foto profesional pertama Chantelle dengan topi bertuliskan ‘Natural Me’ itu hingga kini menjadi salah satu foto monumentalnya yang tersebar ke seluruh dunia dan menjadi inspirasi banyak orang. Sejak saat itu, ia merayakan keunikan penampilannya. Chantelle sebelumnya tidak pernah berhasil masuk ke agen model mana pun di Toronto. Namun, foto-foto itu menjadi bekalnya mengikuti berbagai audisi yang kemudian membuatnya ikut memperagakan busana di Fashion Art Toronto 2013.

Kisah Chantelle kemudian tersebar di berbagai media. Pintu kesempatan makin terbuka lebar. Terutama di tahun 2014, saat pembawa acara America’s Next Top Model (ANTM), Tyra Bank,  terkesan menyaksikan foto-foto cantik Chantelle di Instagram-nya. "Pertama kali melihat Chantelle, seketika saya ingin ia menjadi pemenang Top Model.  Keunikan dan kecantikannya tak dapat dipungkiri. Dunia harus melihatnya,” ujar Banks di kemudian hari.
   
Banks menghubungi Chantelle lewat fan page Facebook yang dibuatkan oleh adik Chantelle. Saat itu Chantelle tidak percaya bahwa seorang Tyra Banks benar-benar menghubunginya. Ia sangat gembira ketika mengetahui bahwa ajakan itu benar. Tanpa ragu, Chantelle keluar dari sekolahnya dan terbang ke Los Angeles untuk mengikuti audisi ANTM.

Meski tidak keluar sebagai pemenang, kesempatan itu mengubah hidup Chantelle. Setelah tereliminasi pada episode keempat, ia kembali muncul di episode kesepuluh, namun kemudian kembali harus keluar di episode ke-13 dan menjadi runner-up kelima. “Seumur hidup, saya tidak akan pernah lupa bagaimana Tyra Banks menginginkan saya berada dalam ANTM,” ujar Chantelle, yang kini bersahabat dengan Banks. Meski demikian, ia tidak ingin mencoba mengikuti reality show serupa lagi. “Saya ingin menjadi model, bukan menjadi bintang reality show,” tandas Chantelle, yang memiliki kondisi vitiligo yang nyaris simetris,  yakin.
   
Penampilan Chantelle dalam ANTM mendaratkan lebih banyak mata dan kesempatan lain padanya. Tahun 2014, Desigual, produsen busana ternama yang berbasis di Spanyol, menjadikan Chantelle sebagai bintang baru mereka yang merepresentasikan sosok yang unik dan tidak biasa, sesuai tagline  merek tersebut. Tubuh dengan kulit belangnya muncul di berbagai outlet dan media publikasi Desigual di berbagai negara di seluruh dunia.
   
Tahun 2015 ini Chantelle menjadi peraga busana karya desainer-desainer ternama, seperti Ashish. Ia juga menjadi inspirasi fotografer selebritas Nick Knight. Ia memperagakan pakaian dengan sangat baik dan bergaya maksimal di depan kamera, lebih dari yang ditampilkan model-model lain. Warna kulitnya yang berbeda membuat para desainer dapat bereksperimen dengan busana yang mereka ciptakan. “Penampilan Winnie (panggilan Chantelle) sangat unik dan menantang konsep mainstream yang dibentuk industri tentang apa yang disebut cantik dan ‘sempurna’,” ungkap Ashish. (f)

FOTO: TPG NEWS


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?