Toksoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii yang pada umumnya menyerang wanita melalui kontaminasi kotoran kucing. Bila kondisi ini diderita wanita hamil, infeksi dapat tertular pada bayi dalam kandungan. Gejala: Jika imunitasnya baik, gejala yang dialami seseorang dapat ringan seperti gejala flu, atau bahkan tidak ada gejala sama sekali. Namun, pada orang dengan kekebalan tubuh rendah, dapat terjadi nyeri otot, sakit tenggorokan, ruam, demam, dan pembengkakan kelenjar. Pada wanita hamil, penyakit ini dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, serta bayi lahir sakit ataupun buta.
Pengobatan:
- Pada orang dengan kekebalan tubuh baik, penyakit ini dapat hilang dengan sendirinya.
- Jika kekebalan tubuh seseorang rendah, maka dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan, seperti pyrimethamine, sulfadiazine, dan folinic acid. Pada ibu hamil dan pasien dengan kondisi kesehatan lain, obat-obatan diberikan sesuai dengan tingkat keparahan masing-masing.
- Ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes Simplex).
- Ibu hamil disarankan untuk menghindari kontak dengan tempat sampah dan kotoran kucing.
- Umumnya wanita yang sejak lama telah memiara kucing sudah memiliki antibodi terhadap toksoplasmosis. Namun untuk berjaga-jaga, ada baiknya selama hamil, kucing piaraan dipindahkan ke tempat lain. (f)


