Trending Topic
Candu Film Horror

23 Feb 2016


 Pilih mana, mengikuti kisah sepasang adik-kakak yang memburu spirit-spirit jahat sekaligus memecahkan misteri hilangnya sang ibu atau sekelompok manusia yang harus menghadapi teror kawanan mayat hidup alias zombie demi mempertahankan hidup? Serial televisi bergenre drama horor terus memukau penontonnya dengan jalan cerita yang penuh kejutan, karakter yang penuh misteri, hingga special effect yang mengerikan.

Tingginya penikmat serial televisi drama horor dibuktikan oleh rating The Walking Dead (TWD) yang bercerita tentang pertarungan manusia dengan zombie yang menginvasi kota mereka. Menurut time.com, TWD  telah memecahkan rekor sebagai serial televisi yang paling banyak ditonton di Amerika Serikat. Bayangkan saja, jumlah penonton TWD season 5 mencapai 28 juta orang. Serial ini pun telah membuat standar baru, ekstrem adalah hal yang mainstream saat ini.

Ide cerita yang liar dan menembus batas imajinasi manusia menjadi kunci sukses serial ini. Keseruan berawal ketika deputy sheriff Rick Grimes (Andrew Lincoln) terbangun dari koma selama berbulan-bulan dan mendapati kotanya sudah sepi karena sebagian besar telah menjadi mayat hidup atau zombie, atau dalam TWD disebut The Walker.

Selain dirinya, hanya ada segelintir manusia lain yang selamat dari keberingasan The Walker pemakan manusia itu. Bersama survivor lainnya, Rick berusaha mencari anggota keluarga mereka yang terpisah dan berjuang untuk tetap hidup. Tak heran yang masih hidup pun bisa frustrasi. Karena, tak hanya harus menghadapi zombie, tapi juga survivor lain yang akan melakukan apa pun, termasuk membunuh yang hidup, demi bertahan hidup.

Kegilaan cerita yang sepertinya melewati batas imajinasi manusia juga ditampilkan penulis skenario Ryan Murphy dan Brad Falchuk dalam American Horror Story. Tak ingin bermain-main dengan satu jalan cerita saja, kedua kreator serial drama musikal Glee itu menyajikan antologi drama horor dengan kisah dan karakter yang berbeda-beda pada  tiap season.

Menariknya, kisah atau karakter dari  tiap season terinspirasi dari cerita horor legendaris, tragedi mengerikan, atau orang-orang pelaku kejahatan sadis di Amerika Serikat. Contohnya, salah satu karakter di American Horror Story season 4, Freak Show, terinspirasi dari seorang pembunuh berantai yang berprofesi sebagai badut dan ketika melakukan kejahatannya selalu mengenakan kostum badut. Selain itu, karakter lobster guy yang bertangan seperti capit lobster dalam season ini juga terinspirasi keluarga yang selama beberapa generasi juga memiliki kelainan bentuk tangan menyerupai lobster.  

Sementara, season kelimanya bercerita tentang sebuah hotel di Los Angeles, California, Amerika Serikat, yang dihuni oleh beragam makhluk gaib, pada tahun 2015. Dipimpin oleh Elizabeth The Countess (Lady Gaga), wanita vampir yang dilahirkan pada tahun 1904, siapa pun yang masuk ke hotel tersebut tidak akan keluar dengan selamat. Pilihannya hanya dua, menjadi vampir atau santapan para vampir tersebut, meskipun tentu saja para korban tidak mendapatkan hak istimewa untuk memilih.

Serial ini berhasil memperoleh nominasi Emmy Awards untuk kategori Outstanding Miniseries or Movie selama empat tahun berturut-turut (2012 – 2015). Dan yang terbaru, untuk perannya sebagai Elizabeth The Countess, Lady Gaga meraih gelar Best Actress in a Limited-Series or TV Movie dalam ajang The Golden Globes 2016.
American Horror Stories bukan satu-satunya serial drama horor yang terinspirasi kisah horor legendaris. The Grimm pun terinspirasi dongeng anak-anak Grimm’s Fairy Tales asal Jerman.

Meski dikategorikan ke dalam genre police fantasy dan bukan horor, serial dengan tokoh utama detektif pembunuhan Nick Burkhardt (David Giuntolli) yang merupakan keturunan bangsa guardians atau Grimms ini dipenuhi monster berwujud aneka rupa. Sebagai Grimms, Nick bertugas menjaga manusia dari serangan monster-monster berbahaya tersebut. (f/Foto: American Horror Story)
 


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?