Mengingat makin ketatnya persaingan di industri kreatif, inilah beberapa profesi yang menurut Yoris Sebastian, penulis buku Creative Junkies, Founder and Creative Thinker OMG Consulting, makin diminati di tahun 2016 nanti: Staf Marketing
Kemajuan perusahaan salah satunya ditentukan oleh kecakapan karyawan di divisi marketing yang bertugas meningkatkan pendapatan perusahaan. Makin tinggi pendapatan, makin berkembang dan maju pula sebuah perusahaan.
“Saya yakin, staf marketing di Indonesia unggul di kawasan Asia Tenggara. Mereka telah terbiasa bekerja dengan tekanan berat, tempaan sulit, dan target tinggi. Ini berbeda dengan marketing officers di negara-negara Asia Tenggara lain, seperti di Singapura atau Thailand, yang ‘manja’ karena terbiasa bekerja dengan fasilitas memadai,” tutur Yoris.
Communication Specialist
Tak dipungkiri, profesi ini sangat menentukan keberhasilan perusahaan yang bergerak di industri kreatif. Tak hanya merencanakan strategi komunikasi pemasaran melalui media yang tepat, communication specialist bertugas pula meningkatkan brand awareness sebuah perusahaan.
“Yang dibutuhkan di tahun 2016 adalah kemampuan berkomunikasi secara kreatif, termasuk membuat strategi komunikasi dengan cara yang menarik. Salut kepada communicaton specialist LINE yang menggunakan film AADC untuk mempromosikan layanan terbarunya.”
Programmer
Makin meningkatnya kebutuhan perusahaan akan perangkat digital seperti website, membuat profesi ini makin banyak dicari. Keahlian dalam algoritma dan penguasaan terhadap bahasa pemrograman adalah skill mutlak yang dibutuhkan seorang programmer.
“Menariknya, pekerjaan ini bisa dilakukan di mana pun tanpa harus hadir di kantor. Para programmer kreatif yang berasal dari kota seperti Malang, Surabaya, ataupun Yogyakarta, tak perlu hijrah ke ibu kota untuk menjadi programmer andal dengan penghasilan menjanjikan.”
Story Teller
Di era yang sarat akan perubahan ini, profesi story teller menjanjikan masa depan cerah pada tahun 2016 nanti. Profesi ini bukan sekadar bercerita di depan publik, tetapi juga diikuti dengan kemampuan menyampaikan cerita tersebut dengan gaya mengalir lancar, inspiratif, dan komunikatif. Bisa dibilang, seorang story teller memiliki tugas lebih kompleks dibanding public speaker karena dituntut mampu menyampaikan pesan dengan asyik, natural, dan tak membosankan.
“Perusahaan kreatif tak ada habisnya membuat perubahan, sehingga perlu ada story teller yang bisa menjangkau semua aspek kreatif untuk disampaikan ke audiensi. Hari gini, harus ada cerita menarik yang bisa diulik di balik sebuah produk.”
Community Manager
Dalam beberapa tahun terakhir, profesi ini berperan penting untuk kemajuan perusahaan, terutama yang bergerak di bidang kreatif. Community manager merupakan garis depan perusahaan yang membantu pelanggan berinteraksi dalam memahami sebuah brand secara natural.
Profesi ini harus mampu menganalisis berbagai masukan dan perhitungan dari pelanggan untuk dapat melakukan improvement perusahaan, baik secara online maupun offline. “Tak perlu sekolah khusus untuk menjadi community manager. Selama Anda mampu bersikap dinamis dan menguasai teknik memelihara sebuah komunitas, Anda bisa menjadi community manager andal.”
Social Media Manager
Tahun 2016 akan masih menjadi eranya media sosial. Karenanya, makin banyak dibutuhkan tenaga social media manager untuk mengimplementasikan strategi media sosial perusahaan, membangun brand awareness, dan meningkatkan lalu lintas pengunjung ke situs web maupun akun media sosial perusahaan.
“Dulu media sosial hanya medium untuk refreshing. Sekarang, media sosial juga berperan penting menentukan kemajuan perusahaan. Saat ini, perusahaan di industri kreatif tak lagi pelit menganggarkan dana besar untuk merekrut social media manager. Anda yang aktif main media sosial, bisa mencoba profesi ini.”
Culture Specialist
Di negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris, ada culture specialist yang menjadi bagian dari divisi human resources (HR). Tugasnya adalah menetapkan budaya kerja dan kantor. Di tengah turn over pegawai perusahaan, harus ada culture specialist yang mampu membentuk dan mempertahankan budaya kantor sesuai standar yang sudah ditetapkan. “People come and go, but, culture is here to stay. Culture specialist memastikan budaya yang diinginkan perusahaan diimplementasikan secara merata oleh semua karyawan.” (f)


