Celebrity
Bicara Chemistry

11 Mar 2015


Ketika banyak aktor perlu berjuang keras untuk mempertahankan popularitasnya di usia paruh baya, tidak demikian dengan Tony Goldwyn (54). Binar bintang pria pemeran Presiden Amerika Serikat Fitzgerald Grant III di serial Scandal ini justru  makin terang. Bahkan, pada tahun 2013 ia dinobatkan sebagai Sexiest Man Alive oleh majalah People.
Tubuh tinggi dengan dada bidang yang tetap terjaga di usia 50-an, penampilan yang selalu menawan dalam balutan jas, serta aktingnya yang seksi dan ‘nakal’ sebagai orang paling berkuasa di dunia dalam Scandal adalah penyebabnya. Meski begitu, ia tetap merasa sebagai pria biasa dengan seorang istri dan dua putri yang ia cintai.   

Jika menyebutkan nama Tony, yang teringat pasti adegan-adegan ikonik dalam Scandal. Seperti adegan memilukan ketika ia menggendong tubuh putranya yang dibunuh, tatapannya yang merindu dan suaranya yang penuh hasrat ketika merayu kekasih gelapnya, Olivia Pope (Kerry Washington), dan yang paling fenomenal, phone sex-nya dengan Olivia. Yang terakhir inilah yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial pada penghujung 2014 lalu. Penonton Scandal menjulukinya dengan presidential sex phone.

Sebenarnya, adegan-adegan semacam itu adalah adegan yang lumrah di serial TV political thriller tersebut. Meski begitu, Tony sendiri mengakui bahwa ia selalu deg-degan tiap kali membaca naskahnya. “Saya tahu bahwa  tiap kali saya membalik halaman, saya mungkin akan menemukan adegan dengan keterangan ‘Fitz tanpa busana’,” cetus pria lulusan Fine Arts, Bradeis University, dan London Academy of Music and Dramatic Art ini sambil tertawa.

Menyadari bahwa kapan saja tubuhnya bisa menjadi konsumsi jutaan pasang wanita, Tony selalu berusaha menjaga bentuk tubuhnya dengan berolahraga. “Saya berlari dan berlatih taekwondo. Baru-baru ini Kerry memperkenalkan saya pada renang. Ternyata renang olahraga yang luar biasa!” ujar Tony, yang juga selalu melakukan push up 30 kali sebelum syuting.

Cerita mengenai olahraga favoritnya itu dibumbui pujian terhadap prestasi Kerry sebagai juara renang negara bagian tingkat SMA. “Dia memang fenomenal,” puji Tony. Chemistry memang hal yang penting bagi aktor-aktor yang berperan sebagai kekasih. Dan, penonton Scandal sendiri bisa merasakan kuatnya vibrasi kimiawi antara Tony dan Kerry. Tidak hanya di adegan-adegan dalam serial Scandal, tapi juga di kehidupan nyata.

Lihat saja, cukup banyak foto Tony dan Kerry di red carpet yang menangkap basah Tony tengah menatap Kerry dengan penuh kekaguman. Bukan hanya itu, kemesraan mereka pun jelas terlihat dalam banyak wawancara televisi. Tak mengherankan, banyak yang menduga mereka juga terlibat skandal dan benar-benar jatuh cinta di kehidupan nyata.

Namun, baik Kerry maupun Tony menyangkal hal tersebut. “Chemistry di antara kami berdua tumbuh karena kami saling menghargai kemampuan masing-masing, baik itu bakatnya maupun intelektualitasnya,” ujar Kerry dalam wawancara dengan ABC.

Meski Tony juga berusaha menyangkal spekulasi kedekatan asmara ia dan Kerry, sayangnya pria ini tidak pandai menyembunyikan kekagumannya kepada lawan mainnya ini. “Kami sudah saling mengenal dari kegiatan advokasi sosial dan politik. Tapi, saya juga merasakan ketertarikan fisik alamiah yang tak bisa dikontrol. Saya sangat mengagumi Kerry. Jadi selalu menarik bekerja sama dengannya, dengan atau tanpa adegan seks,” ujar Tony, tertawa.

EKA Januwati




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?