Sesuai fungsinya, bantal hias harus eye catching karena menjadi aksen dekoratif untuk menguatkan warna yang digunakan dalam sebuah ruangan. Jadi, pilihlah warna favorit dari kain pelapis yang digunakan pada furniture tempat bantal tersebut akan diletakkan. Jika kain pelapis itu berwarna netral, pilih warna yang paling cocok dikombinasikan dengan warna netral tersebut. Berikut ini beberapa tip desain yang menarik:

1.Padu padan motif
Menggabungkan beberapa bantal hias dengan motif berbeda selalu disukai dan membuat ruang menjadi cerah dan segar.
Jika Anda menyukai motif hias yang besar, warna kuat dan menonjol, coba gabungkan satu-dua bantal bermotif lembut warna ‘tenang’ dalam pengelompokkan pemakaiannya.

2.Harmoni motif print.
Motif print / grafis yang seru selalu menarik dipilih untuk sarung bantal hias. Umumnya, motif grafis berwarna kuat dan terang.
Triknya adalah memilih bahan bermotif grafis yang menyertakan warna netral dalam desainnya, misalnya krem.

3. Bermain tekstur
Buat menjadi kontras. Jika sofa Anda berlapis kulit, maka bantal hias yang tepat adalah yang terbuat dari linen atau velvet yang lembut.
Untuk kursi yang dilapisi kain berbulu lembut, padankan dengan bantal-bantal dari bahan katun. Anda juga bisa memainkan detail, seperti sulaman, quilt, atau rumbai sebagai kontras.

4. Tassel atau hiasan kancing
Bantal dengan pemanis tassel cocok untuk furniture bergaya formal. Untuk sofa yang cozy dan informal, lebih cocok bantal kursi yang diberi pinggiran atau permainan kancing.

5. Lihat kegunaannya
Untuk bantal-bantal hias di ruang keluarga, apalagi Anda punya binatang peliharaan seperti anjng atau kucing, pilih pelapis bantal yang kuat dan tebal agar tidak mudah koyak.
Untuk bantal hias di kamar tidur, bahan silk paling dianjurkan.(PET)


