Health & Diet
AWWW...... PANAS!

27 Jul 2012

Jari Teriris atau Terparut
Masih suka memarut kelapa sendiri? Hati-hati, jangan melakukannya sambil menonton televisi atau mengawasi anak. Salah-salah, kulit jari Anda bisa ikut terparut. Jika hal ini terjadi, segera basuh jari yang terluka dengan air mengalir. Bubuhkan obat tetes antiseptik pada luka.
Lakukan hal yang sama jika jari Anda teriris. Setelah darah berhenti keluar, perban luka dengan cukup erat supaya kulit yang teriris menutup dengan rapi. Dalam sehari, biasanya luka akan mengering dan membaik. Jika saat itu Anda masih melanjutkan aktivitas memasak, tutuplah luka dengan kain kasa agar luka Anda terlindung dan obat tetes tak mencemari bahan makanan Anda.

Jari Terpotong
Jika jari Anda terpotong, jangan panik. Potongan jari masih bisa tersambung jika Anda melakukan penanganan yang cepat dan tepat. Supaya tidak lupa, Anda bisa menempel langkah berikut di dinding dapur Anda.
    Masukkan potongan jari ke dalam plastik bersih dan kering, tutup rapat dan pastikan plastik tidak basah. Masukkan plastik berisi potongan jari tersebut ke dalam termos yang sudah diisi potongan es batu. Jangan memasukkan potongan jari ke dalam es tanpa perlindungan plastik. Karena, Anda justru akan merusak jaringannya.
    Untuk bagian jari yang terpotong, hentikan perdarahan dengan cara menyumpalnya dengan kain bersih dan lembut seperti bahan kaus. Lalu segera ke rumah sakit terdekat yang menyediakan fasilitas bedah. Yang harus diperhatikan, jangan mengikat jari yang terpotong, Anda hanya akan mengurangi suplai darah yang bisa mematikan jaringan pada ujung jari tersebut.

Terkena Pecahan Gelas
Jika kulit Anda tergores gelas atau keramik, basuh dengan air mengalir dan beri obat tetes antiseptik bila diperlukan. Jika pecahan beling masuk ke dalam jaringan kulit, jangan coba-coba mengeluarkannya menggunakan jarum atau peniti. Sebab, jarum atau peniti tidak cukup steril untuk dipakai sebagai alat bedah. Sebaiknya minta bantuan dokter, perawat, atau bidan yang memiliki peralatan bedah steril untuk membantu Anda.

Gas Bocor
Dapur yang sehat harus memiliki bukaan atau jendela yang cukup untuk sirkulasi udara.  Hal ini akan sangat membantu jika terjadi kebocoran gas di dapur. Untuk menghindari kebocoran gas dan kompor meledak, cek secara berkala selang tabung gas dan kait pengamannya.
 Pada kompor minyak tanah, pastikan kompor benar-benar telah padam usai memasak. Jika api tersulut dari kompor, jangan mematikan dengan air karena minyak yang terbakar akan berada di atas air dan kobarannya akan meluas karena turut mengalir bersama air.
Gunakan keset atau kain tebal yang telah dicelupkan ke dalam air hingga basah kuyup untuk menutupi api, sehingga api tidak mendapat oksigen dan akan mati. Soda kue, tepung, atau pasir juga bisa mematikan kobaran api, tapi harus dalam jumlah banyak. Prinsipnya sama, yaitu agar tak ada oksigen di dekat api.
    
Alergi Getah
Pada beberapa orang, getah atau cairan pada jenis sayur dan buah-buahan tertentu bisa menyebabkan alergi dan gatal. Bisa jadi, Anda baru mengetahuinya saat sekujur tubuh terasa gatal-gatal usai memotong bahan-bahan makanan tersebut. Untuk mengatasinya, cuci bersih segera bagian tubuh yang gatal dengan air dingin. Kalau gatalnya tidak kunjung sembuh dan merahnya tidak memudar dalam waktu beberapa jam, segera periksakan ke dokter.

*) Jangan gunakan air es  atau air dari kulkas.

TRIFOSA DEWI
KONSULTAN: PROF. DR. DR. PURWANTYASTUTI, M.SC.SpFK
 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?