Rasanya, tak sedikit dari kita yang mengakhiri hari dengan rasa pegal di sekujur tubuh. Meski tidur seharusnya bisa jadi obat ampuh pemusnah pegal, tak jarang rasa sakit itu masih menghinggap saat kita membuka mata. Sekali atau dua kali, sih, tidak masalah. Tapi, jika terlalu sering merasa pegal-pegal, tentu produktivitas Anda akan terganggu.
Jangan menyerah begitu saja pada pegal-pegal yang kerap mengganggu hari-hari Anda, dr. Phaidon L. Toruan, MM mengajak Anda untuk segera menganalisa dan menuntaskan masalah Anda dengan melakukan langkah 3A berikut ini:
1/Analisis di mana permasalahan pegal-pegal ini berakar dengan panduan yang sudah dijelaskan sebelumnya.
2/Atur langkah yang tepat untuk mengatasi akar permasalahannya, sehingga Anda tidak perlu lagi berurusan dengan masalah pegal-pegal ini. Apa pun akar permasalahannya, berikut ini adalah cara mendasar yang bisa Anda lakukan:
a. Stretching dan pijat. Hal ini penting dilakukan bagi Anda yang terlalu banyak duduk saat bekerja. Sesekali, lakukan gerakan peregangan untuk melemaskan otot leher, lengan, pinggang, dan kaki.
Pijatan ringan ternyata ampuh untuk melemaskan otot yang sedang mengalami kontraksi. Tak heran jika menikmati pijatan di spa jadi pilihan Anda saat merasa pegal-pegal. Jika tidak bisa dipijat, Anda bisa membalurkan minyak zaitun ke bagian tubuh yang pegal-pegal. Minyak zaitun juga memiliki efek melemaskan otot-otot yang tegang. Namun yang perlu diingat, pijat hanyalah solusi sementara saja. Karena yang perlu diatasi adalah akar permasalahan pegal-pegalnya.
b. Berolahraga. Satu-satunya cara untuk meningkatkan massa otot di usia 30 tahun adalah olahraga angkat beban. “Ini adalah olahraga wajib bagi siapa pun yang telah berusia 30 tahun atau lebih. Jika tidak, massa otot tubuh akan terus berkurang, kadar lemak meningkat, sehingga beban tubuh makin berat dan pegal-pegal pun makin parah,” tegas dr. Phaidon.
Bagi Anda yang belum terbiasa berolahraga, jangan forsir tubuh Anda untuk melakukan olahraga berat. Hal ini bisa menyebabkan otot tubuh trauma dan cedera. Lebih parah lagi, gerakan yang terlalu ekstrem bagi tubuh yang belum terbiasa berolahraga bisa mengakibatkan sendi-sendi tubuh robek. Mulailah dengan latihan kardio (jogging, jalan cepat, atau aerobik), lalu lanjutkan dengan stretching dan latihan beban ringan untuk melatih otot bahu, perut, serta kaki sebanyak 3 kali seminggu.
Jangan berhenti jika Anda merasa pegal-pegal di minggu pertama berolahraga, karena sebenarnya tubuh Anda sedang beradaptasi dengan kebiasaan baru itu. Rasa pegal-pegal itu akan makin berkurang di minggu-minggu berikutnya. Jika Anda ingin meningkatkan intensitas olahraga, lakukan secara bertahap juga.
c.Diet. Atur pola makan dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks dan memperbanyak konsumsi serat dari sayuran maupun buah-buahan. “Mengonsumsi 3 porsi buah-buahan dalam sehari baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit, seperti air kelapa, juga baik untuk Anda,” tutur dr. Phaidon.
3/ Aksi. Setelah mengatur menu gaya hidup sehat, Anda harus menginvestasikan waktu dan usaha Anda untuk mengaplikasikannya. “Hal ini penting tidak hanya untuk menghilangkan pegal-pegal di tubuh Anda, tapi juga untuk hari tua Anda. Sekarang atau nanti, Anda tetap harus membayar untuk kesehatan Anda. Pilihannya ada di tangan Anda. Mau membayarnya hari ini dengan menerapkan gaya hidup sehat, atau nanti di masa tua dengan penyakit yang mungkin lebih parah dari sekadar pegal-pegal?”
Eka Januwati


