Health & Diet
Mitos vs Fakta Kanker

7 Oct 2014


Informasi yang tepat adalah salah satu kunci untuk menyehatkan masyarakat. Sayangnya, banyak persepsi tentang kanker yang perlu diluruskan. Dalam seminar awam di Rumah Sakit Gading Pluit beberapa waktu lalu, Prof. dr. Abdul Muthalib, SpPD-KHOM mematahkan mitos yang ada di masyarakat tentang kanker, yang perlu Anda tahu.

Mitos 1: Kanker hanya masalah kesehatan.
Fakta: Kanker juga memberi dampak sosial, ekonomi, farmako ekonomi, hak asasi untuk mendapat perngobatan, dan pembangunan suatu negara. Kanker bisa memiskinkan seseorang.
 
Mitos 2: Kanker itu penyakit orang kaya.
Fakta: Kanker ada di seluruh dunia dan dapat terjadi pada siapa saja dari segala usia dari anak-anak hingga manula, dan kelompok sosio ekonomi mana pun. Menurut data Union for International Cancer Control (UICC), 70 % kanker bahkan terjadi di negara berkembang.
 
Mitos 3: Kanker adalah vonis kematian.
Fakta: Banyak jenis kanker yang kini sudah dapat diobati secara efektif dan disembuhkan, jika ditemukan pada stadium awal dan segera ditangani secara medis. Di Amerika Serikat, sebagai contoh, ada sekitar 12 juta orang hidup dengan kanker. Salah satu kunci yang dapat menurunkan risiko kematian.adalah skrining (deteksi dini) seperti mammografi, colonoscopy, dan pap smear.

Mitos 4: Kanker sudah jadi nasib.
Fakta: Meski memiliki riwayat keluarga yang mengalami kanker sekali pun, risiko terkena kanker dapat berkurang 30% dengan melakukan strategi yang tepat yaitu menjadi pelaku gaya hidup sehat.



Nuri Fajriati

FOTO: SIPA



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?