Trending Topic
Kabar Dari Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Novel Coronavirus Berasal

30 Jan 2020


Foto: shutterstock
 
Menanggapi banyaknya kabar yang simpang siur di tanah air, Eva dan mahasiswa yang berada di Tiongkok, terutama Wuhan merasa perlu mengabarkan kondisi terus menerus ke Indonesia. Apalagi di tanah air banyak beredar video (hoaks) terkait virus novel corona, yang menyeramkan dan membuat panik, munculnya sentimen negatif, dan lain sebagainya.

Ia juga mengaku sedih, beberapa mahasiswa yang muncul mendapat komentar seperti agar tidak usah kembali dari Tiongkok, "Nanti bawa virus!". Komentar yang diakuinya memberi beban pada mental ia dan warga negara Indonesia di Wuhan semakin berat. Untungnya ia juga banyak mendapat dukungan morel. 
 
Menurut Eva secara makanan saat ini mereka cukup memiliki persedian. Mereka juga mendapat bantuan dari KBRI dalam bentuk transferan dana kepada setiap mahasiswa untuk pembelian logistik selama 7 hari. “Namun selain itu kami masih butuh masker yang layak untuk mencegah virus. Ini susah kami dapat karena apotek tutup, beli online juga tidak bisa karena jasa pengiriman juga tertutup saat ini, butuh obat dan vitamin untuk menjaga stamina tubuh,” ujarnya.
 
Mewakili WNI di Wuhan, ia berharap untuk bisa kembali ke Indonesia. Keluar dari situasi yang menegangkan, yang secara psikologis membuat panik dan cemas karena tidak tahu kapan ini akan berakhir. Ia berharap bisa dievakuasi. Sejauh ini info yang ia dapatkan adalah mahasiswa Wuhan, jika dievakuasi akan diterbangkan ke Tiongkok bagian Selatan untuk karantina sebelum terbang dan dikarantina di rumah sakit di Jakarta.
 
Sementara itu Susi Safitri, mahasiswa di Nanjing, kota yang berada 500 km dari kota Wuhan, menyampaikan pemerintah kota Nanjing menerapkan aturan yang menenangkan masyarakat, seperti wajib memaki masker saat keluar rumah dan berada di tempat ramai seperti stasiun. Jika tidak memakai masker tidak boleh masuk ke fasilitas umum. Termasuk bagi pengguna kendaraan pribadi.

Pemerintah Tiongkok juga menutup tempat yang memungkinkan orang banyak seperti tempat wisata dan bioskop. Pemerintah Nanjing menetapkan hari kerja baru dimulai tanggal 8 Februari 2020. Sementara perkuliahan pada 17 Februari 2020, tapi pengumuman ini bisa berubah sewaktu waktu mengikuti perkembangan.
 
Susi menyampaikan agar masyarakat dan keluarga di Indonesia tidak khawatir karena pelajar Indonesia di Nanjing tidak mengalami kekurangan makanan. Pelajar juga terus diingatkan agar mematuhi tindakan pencegahan penyebaran virus corona. Ia optimis virus corona akan bisa ditangani. (f)


Topic

#corona, #wabah, #virus, #wuhan, #tiongkok, #virusbaru, #viruscorona

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?