Jangan sampai rimbunnya pepohonan hilang dari lingkungan kita. Foto: Unsplash/Artem Beliaikin
Kehidupan modern sering membuat kita lupa menjaga rumah bersama kita, planet Bumi, yang menjadi sumber oksigen dan alam kita. Eksploitasi alam berlebihan menciptakan krisis lingkungan.
Karena itu, United Nations Enviroment Programme (UNEP) yang merupakan bagian dari PBB menginisiasi Hari Lingkungan Sedunia, yang jatuh tiap tanggal 5 Juni. Peringatan ini menjadi fondasi kesadaran global dan prinsip lingkungan hidup sehingga Bumi bisa lestari.
Tahun ini, tema yang diusung UNEP adalah "Restorasi Lahan, Penggurunan dan Ketahanan terhadap Kekeringan." Restorasi atau pemulihan lahan adalah pilar utama dalam Dekade Restorasi Ekosistem PBB yang dijadwalkan pada 2021-2030; seruan untuk perlindungan dan kebangkitan ekosistem di seluruh dunia yang sangat penting untuk mencapai Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Di Indonesia, "Penyelesaian Krisis Iklim dengan Inovasi dan Prinsip Keadilan" menjadi tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat bisa mendapatkan manfaat atas restorasi lahan, terutama mereka yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Dimulai dari rumah sendiri, kita bisa membantu agar apa yang diusahakan untuk melestarikan lingkungan ini bisa terjadi, hanya dengan langkah-langkah sederhana berikut.
1. Jaga kebersihan
Buanglah sampah pada tempatnya; jangan buang sembarangan, apalagi di selokan yang bisa bikin mampet dan banjir.2. Pilah sampah
Pisahkan sampah organik dan non-organik, dan daur ulang sampah yang memungkinkan.3. Tanam pohon
Pohon adalah pahlawan alam yang menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Tanamlah pohon di rumah, taman, atau area publik.4. Habiskan makanan
Limbah makanan yang menumpuk bisa menghasilkan gas metana, yaitu gas rumah kaca yang memicu pemanasan global. Masaklah sesuai kebutuhan, dan jangan buang-buang makanan.5. Hemat energi
Matikan lampu dan peralatan elektronik saat tidak digunakan, pilihlah transportasi ramah lingkungan seperti sepeda atau kendaraan umum.6. Kurangi penggunaan plastik
Gunakan tas belanja, botol minum, dan wadah makanan yang multipakai. Sudah berlatih tidak pakai sedotan lagi, kan?7. Dukung produk ramah lingkungan
Pilihlah produk yang diproduksi dengan proses berkelanjutan dan minim dampak negatif terhadap lingkungan. Cerdas dan bijak sebagai konsumen.Baca juga:
Bersepeda Menjaga Kesehatan Mental, Lakukan 5 Tips Ini!
Jadi Pahlawan Lingkungan Dimulai dengan Memakai Tas Belanja Ramah Bumi
Ini Fakta Perubahan Iklim Berefek Negatif bagi Kesehatan
Siti Laela Malhikmah
Topic
#lingkunganhidup


