Koleksi Pandora Essence untuk merayakan setiap fase kehidupan. Foto: Dok. Pandora
Musim panas identik dengan langit cerah dan liburan spontan. Namun, bagi Pandora, hujan yang turun sesaat di tengah hangatnya musim justru bisa jadi inspirasi paling menarik.
Fenomena alam yang singkat itu diterjemahkan menjadi koleksi terbaru, Pandora ESSENCE, yang tidak sekadar menawarkan perhiasan, tetapi juga mengajak pemakainya merayakan setiap fase perjalanan hidup.
Berbeda dari koleksi yang berfokus pada simbol atau motif tertentu, Pandora Essence lahir dari interpretasi terhadap alam yang terus bergerak. Hujan musim panas, bebatuan di pesisir, aliran angin, hingga riak air menjadi bahasa visual yang membentuk 22 desain dalam koleksi ini.
Tekstur organik terlihat pada cincin signet, bangle, hoop earrings, pendant, hingga cincin yang dirancang menyerupai bentuk alami bebatuan yang telah dipahat waktu.
Koleksi Pandora Essence dengan teknik flush setting. Foto: Dok. Pandora
Detail batu asimetris mengingatkan pada tetesan air yang membekas di permukaan, sementara lekukan lembut pada gelang menghadirkan kesan aliran angin dan air.
Pendekatan tersebut diperkuat melalui penggunaan teknik flush setting, yang membuat batu tampak menyatu dengan permukaan logam sehingga menghasilkan siluet yang bersih dan mengalir.
Dipadukan material sterling silver serta two-tone gold-plated, setiap desain terasa modern sekaligus mudah dipadankan koleksi perhiasan pribadi lainnya.
Lewat koleksi ini, Pandora juga ingin menghadirkan gagasan bahwa setiap perhiasan dapat menjadi penanda perjalanan hidup seseorang.
Narasi serupa juga hadir pada lini Pandora Moments. Kali ini, inspirasinya bergeser ke bawah laut. Dominasi material dalam gold-plated memperkuat nuansa hangat khas musim panas.
Koleksi Pandora Moments dengan desain playful dan warna akuatik. Foto: Dok. Pandora
Sementara itu, Pandora Timeless menawarkan interpretasi yang lebih elegan melalui palet warna akuatik, serta sentuhan segar yang mengingatkan kita pada lanskap pantai tropis.
Melalui seluruh rangkaian tersebut, Pandora tidak hanya menawarkan perhiasan yang dikenakan sebagai aksesori, tetapi juga sebagai medium untuk mengabadikan pengalaman.
“Koleksi ini lahir dari salah satu momen paling singkat namun menyegarkan di musim ini, yaitu hujan musim panas,” ujar Francesco Terzo dan A. Filippo Ficarelli, Creative Directors Pandora.
Mereka mengambil inspirasi dari alam bukan hanya sebagai referensi visual, tetapi sebagai sebuah bahasa—mendengarkan ritme, ketidaksempurnaan, dan keindahannya, lalu menerjemahkannya ke dalam desain perhiasan.
Koleksi Pandora Essence kini telah tersedia di lebih dari 30 butik Pandora di Indonesia. (f)


