Sex & Relationship
Dilema Beda Usia dengan Kekasih

24 Dec 2016


Foto: Fotosearch
 
Saya (29) sering didekati pria yang jauh lebih muda, tapi lebih nyaman berkencan dengan yang lebih tua. Tetapi, baru-baru ini saya dikecewakan mantan kekasih yang usianya 15 tahun lebih tua. Saya kini jadi tidak yakin dengan perasaan sendiri. Apa yang harus saya lakukan?
 
Yasmin – Batam
 
Saran Irma Makarim
Selama ini, Anda nyaman berhubungan dengan pria yang berusia jauh lebih tua. Tetapi, kurang bijaksana bila Anda hanya menggunakan faktor usia sebagai tolok ukur keberhasilan atau kegagalan sebuah hubungan asmara. Semuanya berpulang kembali pada kecocokan dan kebutuhan pasangan dalam mempertahankan hubungan.

Mungkin sudah saatnya Anda mengkaji ulang pandangan mengenai perbedaan usia. Faktor usia bisa diperhitungkan ketika Anda mencari pasangan, tetapi tidak untuk dijadikan landasan membentuk keharmonisan hubungan. Sebab, usia lebih tua maupun lebih muda bukan jaminan dalam menciptakan hubungan kasih yang langgeng. Bukan juga tolok ukur untuk perkembangan kematangan seseorang.

Dalam membina hubungan kasih, selain benih-benih cinta, banyak kualitas dan nilai-nilai penting lain yang dibutuhkan kedua belah pihak. Kedua belah pihak tak bisa memaksakan kehendak. Coba perhatikan sejauh mana kemampuan kedua belah pihak untuk menerima kekurangan dan kelebihan pasangannya. Semua ini berperan dalam membangun kecocokan dan dalam menciptakan hubungan yang harmonis.
 
Saran Monty Satiadarma
Cinta tak kenal usia. Manusia bertindak dilandasi kebutuhan. Individu butuh perlindungan dan cenderung mencari sosok yang dipersepsi mampu melindungi dirinya. Sebaliknya, ada pula individu yang butuh mengasuh, maka ia akan mencari sosok yang dipersepsi mampu untuk diasuhnya. Anda sepertinya cenderung disukai sosok yang lebih muda karena mungkin Anda memiliki figur keibuan dan pola komunikasi Anda cenderung mengayomi. Tetapi, Anda sesungguhnya mendambakan sosok yang dapat mendampingi Anda, bukan seseorang yang menguasai Anda.

Gagalnya hubungan Anda dengan yang jauh lebih tua, besar kemungkinan karena Anda merasa di bawah otoritasnya. Pola pikir dan persepsi Anda berdua menjadi kurang selaras karena rentang generasi yang lebar. Mungkin Anda lebih nyaman dengan sosok yang lebih tua, tapi tidak memiliki rentang usia yang jauh berbeda.

Coba untuk tidak terlalu banyak menganalisis keadaan. Perluas hubungan interpersonal dan kembangkan kesiapan serta kesediaan untuk membina hubungan emosional mendalam yang mengarah pada upaya berkeluarga. Hubungan emosional bersifat afektif, sedangkan pola analisis merupakan bentuk kognitif. Keduanya berbeda. (f)
 
Baca juga:


Topic

#MasalahHubungan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?