Setelah merilis album Second Chance akhir Januari lalu, band Noah memilih Negara Paman Sam untuk mengenalkan dan mempromosikan musik mereka. Ariel Cs bakal memulai rangkaian tur empat kota (Los Angeles, San Fransisco, Washington DC dan New York) mulai 27 Maret sampai 6 April 2015 dalam konser bertajuk Noah US Tour 2015.
"Tur ini berawal dari undangan yang sejak lama kami terima untuk manggung di sana. Kami pikir sekaranglah kesempatannya, kalau ditunda lagi nanti terlambat untuk promo album baru," cerita Ariel saat press conference, di Hard Rock Cafe, Jakarta, 16 Maret 2015.
Kesempatan emas tersebut nggak disia-siakan pemilik hits Separuh Aku. Seperti aji mumpung, dalam artian positif tentunya, Noah sudah menyiapkan serangkaian misi go international. "Tujuan utama memang memenuhi undangan, tapi di luar itu ada misi sampingan. Semisal misi skala besar, jadi penyanyi internasional. Ini baru tahap awal banget," sambung Ariel.
Sebagai langkah awal mewujudkan keinginan go international, band asal Bandung itu menyusun strategi dengan menghubungi agency kenalan sang gitaris, Uki untuk proses rekaman.
"Kami ingin rekaman album selanjutnya di sana, Uki punya kenalan agency bagus. Sebelumnya di album Second Chance kami kerja sama dengan produser peraih 5 Grammy Awards, Steve Lillywhite dan dikasih tugas buat rekaman langsung di sana," lanjut Ariel.
Untuk mengambil hati orang-orang Amrik, band yang baru saja ditinggalkan drummer-nya Reza menyiapkan empat lagu berbahasa Inggris. Mereka berjaga-jaga jika nantinya mendapat undangan dari KBRI atau festival musik kota setempat.
"Biar bisa lebih masuk ke pendengar bule di sana. Keempat lagu tersebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya," tutur Ariel lagi.
Nantinya, seluruh aktivitas mereka akan direkam untuk dijadikan film dokumenter. Sst, ini juga jadi salah satu misi mereka. "Kami ingin mendokumentasikan perjalanan ini biar bisa dinikmati semua orang. Selain konser dan behind the scene, kami akan ngulik dari sisi musik," timpal Uki.
Mereka berharap lawatannya ke Amerika bisa membuka link baru untuk mengembangkan karier mancanegara. CC doain semoga sukses dan lancar yaa..
Novi Nadya
"Tur ini berawal dari undangan yang sejak lama kami terima untuk manggung di sana. Kami pikir sekaranglah kesempatannya, kalau ditunda lagi nanti terlambat untuk promo album baru," cerita Ariel saat press conference, di Hard Rock Cafe, Jakarta, 16 Maret 2015.
Kesempatan emas tersebut nggak disia-siakan pemilik hits Separuh Aku. Seperti aji mumpung, dalam artian positif tentunya, Noah sudah menyiapkan serangkaian misi go international. "Tujuan utama memang memenuhi undangan, tapi di luar itu ada misi sampingan. Semisal misi skala besar, jadi penyanyi internasional. Ini baru tahap awal banget," sambung Ariel.
Sebagai langkah awal mewujudkan keinginan go international, band asal Bandung itu menyusun strategi dengan menghubungi agency kenalan sang gitaris, Uki untuk proses rekaman.
"Kami ingin rekaman album selanjutnya di sana, Uki punya kenalan agency bagus. Sebelumnya di album Second Chance kami kerja sama dengan produser peraih 5 Grammy Awards, Steve Lillywhite dan dikasih tugas buat rekaman langsung di sana," lanjut Ariel.
Untuk mengambil hati orang-orang Amrik, band yang baru saja ditinggalkan drummer-nya Reza menyiapkan empat lagu berbahasa Inggris. Mereka berjaga-jaga jika nantinya mendapat undangan dari KBRI atau festival musik kota setempat.
"Biar bisa lebih masuk ke pendengar bule di sana. Keempat lagu tersebut belum pernah dipublikasikan sebelumnya," tutur Ariel lagi.
Nantinya, seluruh aktivitas mereka akan direkam untuk dijadikan film dokumenter. Sst, ini juga jadi salah satu misi mereka. "Kami ingin mendokumentasikan perjalanan ini biar bisa dinikmati semua orang. Selain konser dan behind the scene, kami akan ngulik dari sisi musik," timpal Uki.
Mereka berharap lawatannya ke Amerika bisa membuka link baru untuk mengembangkan karier mancanegara. CC doain semoga sukses dan lancar yaa..
Novi Nadya


