“Lagu ini tercipta ketika saya merasakan sendiri kemacetan Jakarta ketika pulang kantor saat sedang magang. Saya memperhatikan ekspresi orang-orang sambil berpikir kalau mereka melihat keluar jendela dan melamun, kira-kira apa, ya, yang lagi mereka pikirkan,” ujar Maudy saat ditanya inspirasi menulis lagu tersebut.
Lagu yang lirik dan melodinya dikerjakan sendiri oleh Maudy serta dibantu musisi ternama, Tohpati, ini memang bercerita tentang keresahan, kegalauan atau perasaan kosong seseorang saat beraktivitas di tengah hiruk-pikuk kota Jakarta.
Oleh karena Maudy masih menyelesaikan kuliahnya di London, maka produksi lagu berirama pop ballad tersebut dilakukan secara jarak jauh Jakarta-London. Kadang, Maudy harus bolak-balik Jakarta-London untuk menyelesaikannya.
“Musik itu adalah sesuatu yang emosional, jadi kalau bisa dikerjakan langsung. Tapi, untuk single ini, hari ini digarap, besoknya digarap lagi, digarap lagi,” kata Maudy.
Sedangkan, judul Jakarta Ramai yang catchy tersebut, dipilih Maudy karena terdengar unik, tapi tetap alami dan personal. Maudy juga mengungkapkan ingin bisa mengajak orang-orang yang tinggal di kota besar merasa terhubung dengan lagu ini dan tidak merasa sendiri di tengah kemacetan.
Di samping itu, dengan dirilisnya single ini, Maudy berharap bisa makin menegaskan eksistensinya sebagai penyanyi dan penulis lagu. Sip!
Cornelia Tias Wening
Foto: Meiranie


