“Kalau haters, sih, nggak saya pikirin. Pokoknya jurusnya cuekin saja, anggap saja mereka nggak eksis dalam hidup saya. So, I’m not gonna spent a minute untuk mikirin mereka. Lebih baik memikirkan diri sendiri dibanding memikirkan orang lain yang nggak saya kenal. They don’t even know me personally. Well that’s life, ada yang suka dan ada yang nggak,” ujar Luna kepada CC.
“Kalau ada yang suka, sih, bersyukur banget artinya saya masih dihargai, tapi kalau nggak suka, ya, nggak apa juga. Bukannya saya sombong, tapi buat apa memikirkan sesuatu yang nggak ada manfaatnya untuk kita. Kalau mereka ingin membenci, ya, silakan saja.”
Berbeda cara memperlakukan haters, beda juga cara Luna menghadapi fan loyalnya. Bagi Luna fan merupakan teman yang selalu siap untuk mendukungnya.
“Dalam hidup tentu ada masa-masa jatuh, nah, mereka itulah yang membuat saya lebih semangat lagi. Kalau kita sedang down lalu didukung teman pasti kita akan senang, kembali percaya diri, dan termotivasi untuk lebih maju lagi. Mereka sangat berpengaruh dalam karier saya.”
“Tapi bukan berarti saya hanya ingat mereka kalau sedang susah saja, ya. Ketika berhasil mencapai sesuatu, saya percaya itu nggak lepas dari dukungan mereka.”
Di tengah kesibukannya kini, Luna juga masih memiliki mimpi untuk melanjutkan studi. Namun, masih harus mengalah dengan jadwal syuting yang padat.
“Pengen banget ambil sekolah film, tapi masih menabung untuk itu. Pengennya, sih, ambil short course tiga atau enam bulan. Pokoknya jurusan film,” ujarnya ceria. Well, CC doakan deh semoga terlaksana.(DPR/FOTO:TODY HARIYANTO)


