Ternyata 80% kolesterol sebenarnya justru diproduksi tubuh, tepatnya oleh organ hati, dalam jumlah cukup. Tapi beberapa jenis makanan yang kita konsumsi akan memberi tambahan kolesterol sehingga melebihi dari yang dibutuhkan.
Gawatnya, nih, meski sumber kalori yang kita makan nggak mengandung kolesterol, setelah dicerna bisa saja menghasilkan kolesterol. Apalagi kalau kalori yang kita makan melebihi kebutuhan.
Karena itu, wajib hukumnya menjaga pola makan. Banyak porsi sayur dan buah agar lemak nggak menempel pada pembuluh darah. Sesekali boleh mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol agak tinggi tapi tetap porsinya dibatasi.
Untuk menurunkan kolesterol, menjaga makanan saja kurang oke jika nggak dibatasi olahraga untuk membakar kelebihan kalori. Lakukan olahraga ringan atau sedang secara teratur, daripada olahraga berat tapi hanya sesekali.
Sebisa mungkin jaga kadar kolesterol tetap di kadar normal. Daripada nanti tergantung obat penurun kolesterol, wah, tambah biaya lagi dan efeknya nggak bagus buat tubuh! CC
Gawatnya, nih, meski sumber kalori yang kita makan nggak mengandung kolesterol, setelah dicerna bisa saja menghasilkan kolesterol. Apalagi kalau kalori yang kita makan melebihi kebutuhan.
Karena itu, wajib hukumnya menjaga pola makan. Banyak porsi sayur dan buah agar lemak nggak menempel pada pembuluh darah. Sesekali boleh mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol agak tinggi tapi tetap porsinya dibatasi.
Untuk menurunkan kolesterol, menjaga makanan saja kurang oke jika nggak dibatasi olahraga untuk membakar kelebihan kalori. Lakukan olahraga ringan atau sedang secara teratur, daripada olahraga berat tapi hanya sesekali.
Sebisa mungkin jaga kadar kolesterol tetap di kadar normal. Daripada nanti tergantung obat penurun kolesterol, wah, tambah biaya lagi dan efeknya nggak bagus buat tubuh! CC


