Lemak memang musuh paling nyebelin. Nggak hanya bikin tubuh kita makin bengkak, tapi juga sumber macam-macam penyakit. Segala macam cara sudah kita lakukan buat melenyapkannya.
Mulai dari nggak sarapan dan makan malam, mengonsumsi produk diet, sampai puasa Senin-Kamis. Tapi tetap saja perut masih buncit. Berat badan pun nggak turun, malah kayaknya naik terus, tuh.
Padahal solusi mudahnya adalah dengan mengonsumsi oat, tuh! Sumber karbohidrat yang rendah lemak ini menghasilkan energi yang dilepaskan secara perlahan, juga mengandung serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Penambahan oat ke menu makanan sebanyak 30-40 gram sehari, digabung dengan menu diet rendah lemak, dapat mengurangi kadar kolesterol sampai dengan sembilan persen.
Oat dapat membantu menurunkan berat badan karena sereal ini dapat menggantikan posisi lemak dalam makanan. Oat butuh waktu lama untuk dicerna, sehingga memberikan efek kenyang, sehingga menstabilkan kadar gula darah. CC
Mulai dari nggak sarapan dan makan malam, mengonsumsi produk diet, sampai puasa Senin-Kamis. Tapi tetap saja perut masih buncit. Berat badan pun nggak turun, malah kayaknya naik terus, tuh.
Padahal solusi mudahnya adalah dengan mengonsumsi oat, tuh! Sumber karbohidrat yang rendah lemak ini menghasilkan energi yang dilepaskan secara perlahan, juga mengandung serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Penambahan oat ke menu makanan sebanyak 30-40 gram sehari, digabung dengan menu diet rendah lemak, dapat mengurangi kadar kolesterol sampai dengan sembilan persen.
Oat dapat membantu menurunkan berat badan karena sereal ini dapat menggantikan posisi lemak dalam makanan. Oat butuh waktu lama untuk dicerna, sehingga memberikan efek kenyang, sehingga menstabilkan kadar gula darah. CC


