Salah satu nggak enaknya punya paha besar adalah nggak nyaman saat pakai rok mini atau celana ketat. Akibat ukuran paha yang lebih dari normal, penampilan Anda nggak sedap dilihat. Jangan buru-buru menyalahkan pola makan Anda, soalnya ada beberapa hal yang menyebabkan paha Anda besar.
Bentuk Tubuh
Jika bentuk tubuh Anda seperti buah pir, otomatis pinggul, bokong, dan paha Anda besar karena posisi tulang dan otot di lokasi tersebut. Memang susah untuk mengecilkan paha jika bentuk tubuh Anda seperti ini, namun Anda tetap bisa mengencangkan dan mencegah paha seperti bersayap.
Lakukan latihan yang mengeksplorasi bagian kaki dan otot paha seperti treadmill dan menari. Setidaknya olahraga akan membuat paha Anda lebih kuat dan kencang.
Genetik
Perhatikan fisik nyokap dan nenek Anda. Jika mereka memiliki paha yang besar biasanya Anda pun mendapatkan ukuran yang nggak jauh beda. Faktor genetik memang mempengaruhi penimbunan lemak di tubuh Anda. Jika Anda mau berlatih beban dan rutin lari, bukan nggak mungkin paha Anda akan lebih kecil dibandingkan sebelumnya.
Estrogen
Hormon estrogen membuat bokong, paha, dan pinggul menjadi lokasi untuk menimbun lemak. Sedangkan hormon testosteron pada cowok akan mengarahkan lemak berlebih ke perut. Nggak heran jika paha cowok kebanyakan lurus dan tanpa lemak.
Estrogen akan menjadi fluktuatif perkembangannya saat PMS. Akibatnya tubuh Anda akan mudah melar.G godaan ngemil saat PMS ini jauh lebih tinggi dibandingkan biasanya. So, agar lemak berlebih nggak disalurkan ke paha, pilih makanan kaya serat dan rendah lemak sebagai camilan. Misal, ganti kue manis dengan roti gandum topping madu.
Lemak Berlebih
Saat Anda olahraga dan diet, paha merupakan tempat terakhir berkurangnya lemak. Biasanya setelah tubuh bagian lain kencang dan mengecil, barulah lemak di paha terkikis. Akibatnya Anda butuh latihan ekstra dan kesabaran untuk mengecilkan paha, salah satunya rutin bersepeda dan lari jarak jauh.
SAPARINAH MUMPUNI - FOTOSEARCH


