Health & Diet
4 Mitos Wajib Tahu Tentang Kardio

29 Aug 2014

Berlatih kardio tidak hanya bermanfaat sebagai pembakar kalori dan penguat jantung, tapi bisa juga meredakan stres. Oleh karena hasilnya  segudang, seringkali Anda berlatih kardio sebanyak-banyaknya. Padahal hasilnya belum tentu sesuai yang dibayangkan. Hal tersebut teungkap dalam mitos-mitos kardio yang dilansir situs fitsugar.com seperti berikut:

Mitos #1
Berlatih kardio saja cukup mempercepat turun berat badan. Memang benar kardio dapat membakar kalori dan lemak.  Namun, supaya lemak dan kalori tidak ‘kembali’ dengan cepat, latihan kardio perlu dikombinasikan dengan berlatih juga angkat beban. Angkat beban membantu membangun massa otot, meningkatkan metabolism, dan membakar lebih banyak lemak, meski tidak sedang berolahraga.

Mitos #2
Melakukan kardio dengan perut kosong membakar kalori dengan maksimal. Bayangannya, persediaan kalori dalam tubuh tidak ditambah, membantu mengurangi kalori lebih banyak. Padahal pembakaran lemak berlangsung konsisten apakah Anda sudah makan atau tidak sebelum berlatih kardio. Lagipula tubuh anda memerlukan banyak energi supaya bisa berolahraga makin maksimal.

Mitos #3
Kalau berlatih lari atau sepeda, boleh melewati latihan penguatan kaki. Serupa dengan mitos nomor satu, kekuatan otot-otot kaki tidak hanya dilatih dengan berlari pakai sepeda statis. Penting juga berlatih squat, deadlift, dan lunge untuk meningkatkan metabolisme. Latihan kekuatan kaki juga membuat Anda menjadi pelari yang baik.

Mitos #4
Berlatih kardio lebih dari satu jam. Bukan lamanya kardio yang dihitung, melainkan intensitas latihannya. Kalori yang terbakar saat berlari selama 20 menit akan sama dengan kalori yang terbakar kalau jalan selama 30 menit. Bahkan, kardio dengan intensitas tinggi selama 10 menit memiliki manfaat lebih daripada berlama-lama dengan intensitas rendah.
   
Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?