
Foto: Fotosearch
Kita sering lebih suka membayar dengan kartu kredit atau debit daripada tunai karena praktis. Namun, pada situasi berikut, lebih baik membayar tunai.
Berdisiplin pada bujet, terutama saat belanja kecil-kecilan, seperti makan di resto, ngopi-ngopi, atau nonton. Kartu cenderung membuat kita merasa tidak mengeluarkan uang ketika menggunakannya. Sedangkan, uang memaksa kita lebih perhitungan saat mengeluarkannya dari dompet.
Belanja di toko lokal (kecil), yang tidak selalu terhubung dengan jaringan bank. Berbelanja dengan kartu membuat kita membayar lebih dari 3% dari total pembelian sebagai biaya transaksi.
Membeli barang yang mungkin dikembalikan atau ditukar. Menggunakan kartu membuat kita mesti menunggu beberapa hari sampai uang kita kembali. Sedangkan kalau uang tunai, langsung masuk kantong kita lagi. (Sumber: Moneyland.time.com) (f)
Berdisiplin pada bujet, terutama saat belanja kecil-kecilan, seperti makan di resto, ngopi-ngopi, atau nonton. Kartu cenderung membuat kita merasa tidak mengeluarkan uang ketika menggunakannya. Sedangkan, uang memaksa kita lebih perhitungan saat mengeluarkannya dari dompet.
Belanja di toko lokal (kecil), yang tidak selalu terhubung dengan jaringan bank. Berbelanja dengan kartu membuat kita membayar lebih dari 3% dari total pembelian sebagai biaya transaksi.
Membeli barang yang mungkin dikembalikan atau ditukar. Menggunakan kartu membuat kita mesti menunggu beberapa hari sampai uang kita kembali. Sedangkan kalau uang tunai, langsung masuk kantong kita lagi. (Sumber: Moneyland.time.com) (f)
Topic
#uangtunai


