Dalam operasional sebuah hotel, bidang keahlian yang terlibat di dalamnya tentu saja sangat bervariasi. Tetapi, tidak hanya penguasaan bidang. keahlian khusus saja yang penting. Yang paling penting adalah kemampuan komunikasi. Kemampuan ini menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki, dan ini juga berlaku dalam posisi-posisi pekerjaan yang tidak langsung berhadapan dengan tamu.
Seorang koki, misalnya, yang tidak terlihat langsung oleh tamu, ternyata harus memiliki kemampua komunikasi yang baik, minimal menjaga keramahan dalam berinteraksi dengan sesama rekan kerja.
“Pembawaan koki yang bersangkutan dapat mempengaruhi kinerja rekan-rekan kerjanya yang berhadapan langsung dengan tamu. Sikap yang baik dari mereka yang ada di ‘belakang layar’ berperan sangat besar dalam membantu pembawaan sikap dari mereka yang di ‘depan layar’, mereka yang dalam tugasnya langsung berhadapan dengan tamu. Jangan sampai waiter bete menghadapi tamu karena terpengaruh sikap koki yang sedang ‘panas’,” papar Sugeng Purnomo, PR Officer Hotel Nikko Jakarta.
Nilai Plus!
•Kaya Pengalaman.
Salah satu syarat agar karier kita maju di sini adalah bisa bersikap fleksibe. Misalnya, doorman juga harus bersedia menjadi bellboy saat hotel sedang sibuk. Atau waiter yang juga harus bisa menjadi kasir. Jika kita berhasil menguasai semua pekerjaan tersebut dengan baik, tidak tertutup kemungkinan juga dipindahkan ke bagian lain yang lebih menantang.
•Menyimpan Sejuta Peluang Kerja.
Sumber daya manusia dari disiplin ilmu apapun bisa diterima. Hal tersebut akan terlihat dalam proses rekruitmen pegawai baru. Bahkan, menurut Sugeng meskipun di negeri kita kadang-kadang muncul teror bom beberapa hotel internasional tetap bersiap membuka cabang di Indonesia. Asyik… ada lowongan baru lagi, nih!
•Tambah Wawasan.
Seringkali hotel dijadikan tempat seminar, mulai dari kepentingan bisnis sampai kesehatan. Sambil bekerja, kita bisa ikutan ‘ngintip’ dan belajar ‘dunia baru’. Sekali kayuh, dua-tiga pulau terlampaui! CC


