Namanya cowok, kalau lagi asyik dengan hobinya, pasti lupa hal lain, termasuk kita. Nggak heran kalau banyak cewek yang mengultimatum pacarnya karena merasa diabaikan. Kita yang mengultimatum, sih, mungkin tidak merasa terancam, tapi gimana perasaan si dia saat dihadapkan pada pilihan: kita atau kebiasannya?
Simak saja langsung pengakuan cowok-cowok berikut—sst, ternyata ultimatum kita nggak selalu happy ending….
Sahabat vs Pacar
"Saya memiliki sahabat perempuan. Saking dekatnya kami sudah seperti saudara. Sayangnya, si dia nggak menyukai persahabatan kami. Padahal sudah beberapa kali saya jelaskan kalau kami hanya berteman. Nggak mungkin, dong, saya selingkuh dengan sahabat sendiri. Lagipula sahabat juga sudah mempunyai pacar, kok.
"Sebalnya pacar lalu menyuruh saya memilih dia atau sahabat. Saya sedih banget, kesannya nggak dipercaya. Kenapa, sih, dia nggak mencoba berteman dengan sahabat saya? Padahal sahabat saya ingin banget mengenal pacar saya lebih jauh. Akhirnya saya pun memilih sahabat saya. Masih banyak cewek yang pengertian." (Aldo Aditya, 24, mahasiswa S2)
Asyik dengan hobi
"Saya dan teman-teman dekat hobi banget mendaki gunung. Minimal sebulan sekali kami pasti punya jadwal naik gunung. Tapi pacar nggak pernah setuju dengan hobi ini. Alasannya, sih, dia khawatir terhadap keselamatan saya.
"Kesal banget, sih, waktu si dia melarang saya naik gunung. Dia mengancam memutuskan saya. Saya lalu mengajaknya mencoba hobi ini. Lucunya, malah si dia yang ketagihan, katanya pemandangan pegunungan, tuh, keren banget, ha ha ha." (Rachmat Susanto, 29, akuntan)
Simak saja langsung pengakuan cowok-cowok berikut—sst, ternyata ultimatum kita nggak selalu happy ending….
Sahabat vs Pacar
"Saya memiliki sahabat perempuan. Saking dekatnya kami sudah seperti saudara. Sayangnya, si dia nggak menyukai persahabatan kami. Padahal sudah beberapa kali saya jelaskan kalau kami hanya berteman. Nggak mungkin, dong, saya selingkuh dengan sahabat sendiri. Lagipula sahabat juga sudah mempunyai pacar, kok.
"Sebalnya pacar lalu menyuruh saya memilih dia atau sahabat. Saya sedih banget, kesannya nggak dipercaya. Kenapa, sih, dia nggak mencoba berteman dengan sahabat saya? Padahal sahabat saya ingin banget mengenal pacar saya lebih jauh. Akhirnya saya pun memilih sahabat saya. Masih banyak cewek yang pengertian." (Aldo Aditya, 24, mahasiswa S2)
Asyik dengan hobi
"Saya dan teman-teman dekat hobi banget mendaki gunung. Minimal sebulan sekali kami pasti punya jadwal naik gunung. Tapi pacar nggak pernah setuju dengan hobi ini. Alasannya, sih, dia khawatir terhadap keselamatan saya.
"Kesal banget, sih, waktu si dia melarang saya naik gunung. Dia mengancam memutuskan saya. Saya lalu mengajaknya mencoba hobi ini. Lucunya, malah si dia yang ketagihan, katanya pemandangan pegunungan, tuh, keren banget, ha ha ha." (Rachmat Susanto, 29, akuntan)


