Ini, nih, seabrek 'potensi' yang bisa bikin kita cepat 'naik darah' di kantor (plus solusinya, dong).
· Halo Promosi, Halo Rekan Kerja Nyebelin!
Promosi = jabatan baru = gaji baru = suasana baru (termasuk rekan kerja yang ternyata… nyebelin!). Tadinya kita merasa aman karena bisa bekerja dan 'gabung' kembali dengan teman semasa kuliah dulu. Kenyataannya? Lebih banyak bentroknya!
Solusi:
Biar hubungan kerja sama-sama enak, sekarang saatnya mempertegas batas antara rekan kerja dan sahabat curhat. Jelaskan pada sahabat kita bahwa kita menghargai persahabatan ini, tetapi juga membutuhkan kerja samanya untuk bisa bersikap profesional.
Jika ternyata sahabat kita tidak bisa bersikap profesional padahal kita sudah cukup bersabar dan makin lama sikapnya makin menyebalkan, kita mesti berani memutuskan mana yang lebih penting: sahabat atau kerja di kantor. Memang ini pilihan berat, tetapi nggak ada gunanya juga, kan, makan hati sendirian dan pekerjaan di kantor juga nggak beres? Nggak cuma pekerjaan, teman yang nggak suportif juga bisa kena 'edit'!
· Lembur Lagi, Lembur Lagi….
Kayaknya, kok, nggak pernah cukup waktu buat menyelesaikan semua pekerjaan. Bahkan seringkali, untuk memenuhi tenggat waktu, kita harus lembur seminggu penuh.
Solusi:
Jika manajemen waktu yang menjadi masalah, bisa disembuhkan, kok. Di toko buku banyak ditawarkan buku-buku tentang manajemen waktu atau cara mengatur prioritas kerja. Paksakan diri mencatat semua jadwal pekerjaan yang akan kita lakukan. Apalagi sekarang ada agenda elektronik, lengkap dengan alarmnya, sehingga memudahkan kita mengingat jadwal pekerjaan kita.
Namun, nggak bisa dicegah juga bila tiba-tiba ada yang merusak semua rencana yang sudah tersusun rapi. Nggak perlu uring-uringan. Selama bisa berdamai dengan stres yang kita hadapi, kita akan bisa tetap fokus dengan semua pekerjaan kita tanpa merasa tertekan. Salah satu manajemen stres yang manjur adalah ikut yoga secara teratur.
Kalau sudah stres, cobalah menarik diri untuk sementara. Mendingan keluar sebentar cari udara segar, baru, deh, kembali lagi.


