Untuk menjadi seorang bos yang baik, ada beberapa sikap yang wajib kita miliki. Coba dan buktikan,yuk!
- Cara berpakaian
Pakaian rapi dan elegan bisa menambah nilai plus di mata sesama rekan kerja sehingga bawahan percaya jika kita adalah orang yang tepat untuk memimpin mereka. Seleksi lagi isi lemari kita. Sumbangkan koleksi kemeja yang sudah warnanya sudah mulai pudar, ganti dengan yang lebih representatif. Potongan paling aman: kemeja putih dengan aksen kerah lebar, plus celana pantalon dan sepatu pantofel. Jangan lupa disemir!
- Percaya diri
Seorang pemimpin harus mempunyai rasa percaya diri yang tinggi dalam mengatur dan mengarahkan para bawahannya. Tunjukkan kepada para bawahan kemampuan kita dalam menguasai keadaan atau lingkungan. Dengan begitu mereka akan setuju kalau kita memang pantas menjadi seorang pemimpin. Kita harus bisa selangkah di depan bawahan kita, tetapi kita juga wajib untuk bersikap bijaksana dalam memimpin bawahan kita. Jika kita melakukan kesalahan akui saja. Mengutip kata Candil Seurieus, toh pemimpin juga manusia!
- Bicara seperlunya
Memang, sih, terkadang seorang pemimpin nggak bisa diam, dalam arti selalu ingin bicara. Tapi, saat rapat atau berdiskusi dengan bawahan, membiarkan mulut terkunci itu penting sampai tiba waktunya kita bicara. Anggaplah kita seperti sedang berkompetisi, dan orang yang pertama kali berbicara adalah pihak yang kalah.
- Mau berbagi
Seorang pemimpin yang baik memiliki visi dan misi jelas tentang apa yang sedang dikerjakannya dan tidak akan menyimpan pengetahuan mereka sendiri. Berarti kita harus mau berbagi ide dan berdiskusi. Malahan dengan keterbukaan ini, kita bisa mendorong sesama anggota tim untuk mewujudkan tujuan yang sama.
- Jauhi gosip
Biar nggak dianggap pilih kasih terhadap rekan kerja tertentu, sebaiknya kita selalu berusaha bersikap profesional. Fokuskan perhatian pada penyesaian tugas tanpa perlu terlibat dalam politik kantor dan bergosip.
- Fleksibel
Biarpun kita punya posisi lebih tinggi dan merasa dalam posisi aman, bukan berarti kita jadi sangat kaku dan menutup diri terhadap perubahan. Justru sebaliknya. Pemimpin yang baik akan ‘mengizinkan’ ide-ide perubahan, apalagi jika memang berguna untuk kemajuan perusahaan. Jadi, jangan merasa lebih tinggi dengan posisi yang sekarang, ya…. CC


