Tunjukkan kemampuan kita lewat portofolio kreatif!"> Tunjukkan kemampuan kita lewat portofolio kreatif!"> Tunjukkan kemampuan kita lewat portofolio kreatif!" /> Gaet Pekerjaan Lewat Portofolio!
Career
Gaet Pekerjaan Lewat Portofolio!

12 Jul 2010

Digital vs tradisional
Ada beberapa bentuk penyajian portofolio yang bisa kita pilih untuk melengkapi surat lamaran kita ke perusahaan. Pertama, dalam bentuk cetak atau print out. Cara ini yang paling 'kuno' namun paling praktis karena bisa langsung dilihat oleh pihak penyeleksi lamaran tanpa perlu bantuan teknologi.
 
Pilihan lain, mengirimkan portofolio dalam bentuk digital—biasanya digabung dalam satu CD. Tapi sekarang kita juga bisa memamerkan portofolio di situs pribadi, sehingga kita tinggal mencantumkan alamat situs kita saja di surat lamaran. Pilihan ini cenderung paling hemat biaya—terutama jika kita menggunakan layanan web gratis dan meng-upload nya di tempat-tempat free wi-fi, he he he!
 
“Kita mesti mempertimbangkan permintaan perusahaan sebelum memilih cara penyajian portofolio. Jika perusahaan tidak mengajukan syarat khusus, sebaiknya kirimkan portofolio dalam bentuk cetak. Memang cara ini membutuhkan biaya lebih besar, tapi jelas lebih praktis. Pihak perusahaan tidak perlu membuka program komputer atau situs untuk melihatnya,” kata Bernadeta Kusdiantari, Psi, konsultan karier dari Experd.
 
Ini yang wajib!

Bentuk portofolio bukanlah satu-satunya hal yang perlu diperhatikan untuk menarik perhatian perusahaan. Orisinalitas, keunikan dan kreativitas hasil karya kita juga menentukan minat para penyedia lowongan kerja. Jadi, pastikan portofolio kita memperlihatkan hasil karya terbaik kita, dong!
 
“Perusahaan maupun institusi sangat memperhatikan portofolio yang unik dan memiliki konsep sesuai tren sekarang dan di masa depan. Intinya, sih, perusahaan membutuhkan portofolio untuk mengetahui spesialisasi keahlian kita,” kata Bernadeta.
 
Memperindah bentuk penyajian portofolio juga nggak kalah pentingnya. Menurut Jane Djuarahadi, fotografer, kemasan yang menarik lebih menguntungkan.
 
“Saat melamar pekerjaan ke perusahaan sekarang, saya mencetak beberapa hasil karya foto saya dan membentuknya menjadi sebuah buku. Nggak hanya foto landscape dan portrait yang saya sertakan, tapi juga foto karya saya berupa gips maupun sculpture,” kata Jane, yang sudah dua tahun ini menjadi fotografer di Femina Group. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?