Ada beberapa persiapan yang harus kita lakukan sebelum memberitahukan 'kebenaran' pada yang bersangkutan tanpa membuatnya tersinggung dan merasa dipojokkan. Apa saja, tuh?
Miliki data pendukung
Hal ini mutlak diperlukan, apalagi jika kita akan mengevaluasi performa rekan kerja kita yang menurun. Kita perlu menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, misalnya hasil tugas-tugas yang diperlukan, misalnya hasil tugas-tugas yang dikerjakan selama satu tahun terakhir.
Berikan bukti tambahan
Jika si dia sering terlambat masuk kantor, ingatkan kembali tata tertib yang berlaku di kantor. Atau jika dia sering mangkir dalam mengerjakan tugas, tegaskan kembali tanggung jawab dan deskripsi kerja yang harus dia penuhi.
Suasana hati lawan bicara
Kalau tahu dia baru putus atau sedang deadline berat, mendingan tunda dulu, deh, menasihatinya. Ini hanya akan bikin dia tambah bete dengan 'perhatian' kita!
Tentukan waktu yang tepat
Hindari waktu bicara ketika sudah mau pulang atau pagi-pagi banget pas dia baru datang. Soalnya, kalau dia nggak bisa menerima langsung kritik kita, bisa-bisa dia bete dan pekerjaannya selama seharian nggak akan selesai! Kita bisa 'mendekatinya' sehabis makan siang atau minta waktu khusus, kapan dia ada waktu senggang untuk membicarakan hal ini.
Lihat reaksinya
Jika sudah berkali-kali memberinya nasihat dan nggak mempan juga, mungkin kita perlu bantuan orang lain untuk melakukan tugas mulia ini. Boleh banget 'melaporkan' sikap rekan kerja yang merugikan ini pada atasan, sehingga dia sendiri yang akan turun tangan. CC


