Setiap orang pasti memiliki rasa egois dalam diri. Wajar saja, kok. Yang wajib Anda perhatikan adalah takarannya. Memiliki sifat egois yang berlebihan nyatanya nggak baik juga, tuh. Selain berbahaya untuk orang lain, berbahaya juga bagi diri sendiri. Bahkan sifat egois yang berlebih dapat menutup diri kita untuk berkembang. Berikut ini lima tanda seseorang memiliki rasa egois berlebihan. Cek, deh, apakah Anda memiliki salah satunya?
Nggak berteman orang yang tidak setuju dengan Anda
Salah satu tanda kedewasaan dan intelijen seseorang adalah memiliki kemampuan untuk mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain, meskipun pendapatnya nggak satu padangan dengan Anda. Gunakan perbedaan pandangan dan pendapat itu untuk memperluas wawasan Anda. Kalau Anda nggak bisa menerima hal tersebutsampai nggak mau berteman, bahkan di media social—artinya Anda terlalu egois.
Nggak bisa menerima kritik membangun
Ketika ada orang yang mengkritik Anda bukan berarti Anda adalah orang yang buruk, melainkan masih ada celah yang bisa Anda perbaiki untuk berkembang. Jangan beranggapan orang yang mengkritik Anda menggurui Anda dengan pengetahuannya. Anggaplah dia sebagai mentor yang membimbing Anda dari kesalahan. Jika sikap itu bisa diterapkan, Anda dapat jauh lebih berkembang.
Nggak mematuhi aturan
Anda bisa saja menolak mematuhi segala aturan yang Anda anggap nggak cocok. Namun penolakan Anda bisa saja menyulitkan orang lain. Bahkan, mungkin saja penolakan Anda menyebabkan timbulnya peraturan baru untuk dipatuhi. Jika Anda nggak berpikir sampai sejauh itu, dan nggak peduli dengan kesulitan orang lain, berarti Anda memiliki tingkat keegoisan berlebih.
Nggak menunjukan simpati
Sifat egois adalah sikap yang mementingkan diri sendiri. Ketika Anda nggak lagi menunjukan kebaikan dan kepedulian pada orang lain, nggak bersimpati atas hal-hal yang terjadi pada sekitar Anda, ataupun bersimpati dengan pandang bulu, artinya sifat egois Anda sudah nggak bisa ditoleransi.
Nggak tanggung jawab
Anda tahu bahwa Anda melakukan tindakan yang salah, namun dengan sadar melimpahkan kesalahan pada orang lain, wah hati-hati, tuh, penyakit egois menjalar di diri Anda. Nilai kematangan seseorang dilihat dari seberapa besar Anda dapat bertanggung jawab atas tindakan yang Anda lakukan. Jika melakukan kesalahan, selesaikan sendiri. Jika melukai orang lain, minta maaf lah. Jika Anda melakukannya, orang lain tentu akan lebih menghargai Anda.
Nggak berteman orang yang tidak setuju dengan Anda
Salah satu tanda kedewasaan dan intelijen seseorang adalah memiliki kemampuan untuk mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain, meskipun pendapatnya nggak satu padangan dengan Anda. Gunakan perbedaan pandangan dan pendapat itu untuk memperluas wawasan Anda. Kalau Anda nggak bisa menerima hal tersebutsampai nggak mau berteman, bahkan di media social—artinya Anda terlalu egois.
Nggak bisa menerima kritik membangun
Ketika ada orang yang mengkritik Anda bukan berarti Anda adalah orang yang buruk, melainkan masih ada celah yang bisa Anda perbaiki untuk berkembang. Jangan beranggapan orang yang mengkritik Anda menggurui Anda dengan pengetahuannya. Anggaplah dia sebagai mentor yang membimbing Anda dari kesalahan. Jika sikap itu bisa diterapkan, Anda dapat jauh lebih berkembang.
Nggak mematuhi aturan
Anda bisa saja menolak mematuhi segala aturan yang Anda anggap nggak cocok. Namun penolakan Anda bisa saja menyulitkan orang lain. Bahkan, mungkin saja penolakan Anda menyebabkan timbulnya peraturan baru untuk dipatuhi. Jika Anda nggak berpikir sampai sejauh itu, dan nggak peduli dengan kesulitan orang lain, berarti Anda memiliki tingkat keegoisan berlebih.
Nggak menunjukan simpati
Sifat egois adalah sikap yang mementingkan diri sendiri. Ketika Anda nggak lagi menunjukan kebaikan dan kepedulian pada orang lain, nggak bersimpati atas hal-hal yang terjadi pada sekitar Anda, ataupun bersimpati dengan pandang bulu, artinya sifat egois Anda sudah nggak bisa ditoleransi.
Nggak tanggung jawab
Anda tahu bahwa Anda melakukan tindakan yang salah, namun dengan sadar melimpahkan kesalahan pada orang lain, wah hati-hati, tuh, penyakit egois menjalar di diri Anda. Nilai kematangan seseorang dilihat dari seberapa besar Anda dapat bertanggung jawab atas tindakan yang Anda lakukan. Jika melakukan kesalahan, selesaikan sendiri. Jika melukai orang lain, minta maaf lah. Jika Anda melakukannya, orang lain tentu akan lebih menghargai Anda.


