Family
Kiat Menghadapi Keluarga yang Sering Bertanya Soal Anak Adopsi

12 Nov 2016


Foto: Pixabay

Saya dan suami mengadopsi anak perempuan dari saudara jauh. Kami sangat bahagia melihat ia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pintar. Tapi, di antara kerabat ada yang selalu mengorek-ngorek dan ingin tahu urusan keluarga saya, seperti warisan jika saya meninggal dunia. Saya merasa sangat terganggu dengan pertanyaan dan pembicaraan seperti itu. Bagaimana agar mereka berhenti membuat saya gusar?

P - Bogor

Menurut psikolog Irma Makarim, kehidupan sehari-hari memang tak terpisahkan dari lingkungan dan kerabat dekat dengan segala komentar dan masukannya. Namun, pola hidup serta bagaimana orang tua membesarkan anak  merupakan  tanggung jawab pribadi masing-masing keluarga. Sayangnya, lingkungan dan kerabat sering kali tidak menyadari bahwa mereka terlalu jauh mencampuri rumah tangga orang lain. Mungkin mereka bermaksud baik, namun apa yang diungkapkan sering kali membuat jengkel, apalagi kalau ini mengenai hal yang bersifat pribadi. Memang sulit  bagi Anda untuk mengontrol ucapan orang lain, tetapi Anda  bisa mengatur reaksi Anda sendiri dalam menanggapi komentar mereka.

Ketika kita mendengar komentar orang tentang keluarga, yang mengusik hati, janganlah langsung menghakimi orang tersebut, tetapi renungkan isi dari ucapannya. Kalau tak penting atau tak ada kebenaran di dalamnya, Anda tak perlu menghiraukannya, dan mintalah padanya dengan tegas untuk menghentikan sikapnya. Tetapi, kalau tersirat kebenaran atau mengandung sebuah pesan, dengarkan masukannya dan ambil pelajaran dari ucapannya.

Masalah warisan memang tak nyaman dibicarakan. Tetapi, bila direnungkan, ucapan kerabat Anda ada benarnya. Bila tidak diambil langkah tepat jauh sebelumnya, warisan bisa menimbulkan masalah dan keributan berkepanjangan di antara keluarga nantinya. Penting bagi Anda mengetahui hukum mengenai pembagian warisan bagi anak adopsi Anda. Bila dirasa merugikan bagi anak adopsi Anda atau tak sesuai dengan apa yang Anda ingin berikan, Anda perlu mengaturnya jauh-jauh hari. Komentar yang Anda anggap negatif, bisa Anda ubah menjadi positif dengan menjadikannya sebagai pendorong untuk berbuat lebih banyak untuk anak adopsi Anda.
Keterbukaan antara orang tua dan anak adopsi sangat penting. Orang tua perlu mempersiapkan anak itu untuk mengetahui keberadaan mereka yang sebenarnya. Buktikan bahwa ini tidak mengurangi kasih sayang Anda  dengan terus  memperlihatkan dukungan.

Sedangkan menurut psikolog Monty Satiadarma, Anda tak harus gusar  menghadapi pertanyaan orang lain, dan Anda punya hak untuk tidak menanggapi pertanyaan orang lain. Rasa ingin tahu adalah salah satu sifat manusia, dan kecenderungan untuk mencari tahu lebih jauh juga merupakan bagian dari keingintahuan. Selain itu, Anda punya hak untuk menentukan kebijakan kebijakan di dalam rumah tangga Anda, dan orang lain tak harus mencampuri urusan rumah tangga Anda.

Biarkan mereka bicara karena itu hak mereka untuk mengungkapkan pendapat. Anda juga punya hak untuk tidak menanggapi pembicaraan dan pertanyaan mereka. Makin Anda menunjukkan kegusaran, mereka akan makin berusaha mengetahui lebih jauh alasan kegusaran Anda. Jadi, kalau misalnya ada yang menanyakan soal warisan, katakan saja itu urusan internal keluarga Anda. (f)


Topic

#AdopsiAnak

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?