Trending Topic
Yang Terlupakan Pascabencana: Bencana Psikososial Mengancam Ratusan Korban

13 Oct 2016


Kondisi kerusakan rumah warga di Garut sepuluh hari setelah bencana banjir bandang.
Foto: Desiyusman Mendrofa

Lokasi Indonesia di kawasan ring of fire menjadi salah satu faktor penyebab rentan bencana alam, terkena pemanasan global, dan cuaca ekstrem. Selain memakan korban jiwa, bencana psikososial juga tak bisa dihindari.
 
 “Bencana alam dapat meningkatkan risiko gangguan jiwa hingga 20% bagi para korban. Diperlukan intervensi psikologis agar masalah psikososial tersebut tak berkembang menjadi gangguan jiwa berat,” ungkap dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKJ.
 
Salah satu bentuk intervensi psikososial paskabencana adalah dengan menerapkan metode Psychological First Aid (PFA) yang membantu mengurangi luka psikologis korban sekaligus mempercepat pemulihannya. Prinsip dasar PFA, menurut Nova, meliputi: memberikan perasaan aman, ketenangan, keyakinan atas kemampuan diri dan lingkungan sekitar, perasaan keterikatan, dan harapan.

Baca juga:
Kisah dari Posko Banjir Pesantren Ekologi Ath-Thaariq: Nissa Wargadipura, Lawan Bencana Banjir Garut dengan Kearifan Lokal

 
Intervensi psikososial itu telah diterapkan pada korban bencana erupsi Merapi pada tahun 2010 lalu. Para tenaga profesional dari Pusat Kajian Bencana FKUI dan Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI menyelenggarakan pelatihan PFA kepada 200 tenaga perawat dari 5 rumah sakit jiwa di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
 
“Pelatihan tersebut diharapkan bisa menjadi contoh para tenaga profesional bidang kesehatan jiwa untuk mendampingi pasien gangguan jiwa, terutama dalam kondisi darurat seperti setelah bencana alam,” tegas dr. Nova.

Baca juga: Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18/2014 mengenai kesehatan jiwa, salah satu upaya preventif kesehatan jiwa yaitu dengan mencegah timbulnya dampak psikososial. Psikiater berperan penting dalam upaya mengenali secara dini permasalahan menanggulanginya.

“Sayangnya, psikiatri sampai saat ini masih seringkali dianggap sebagai bidang yang hanya menangani gangguan jiwa yang berat. Padahal, taraf kesehatan jiwa seseorang tetap perlu diperhatikan, baik dalam kondisi sehat maupun sakit,” ujar dr. Eka, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI). (f)


Topic

#KesehatanJiwa

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?