Trending Topic
Vaksin COVID-19 Gratis Percepat Herd Immunity

22 Dec 2020


Foto: Nataliya Vaitkevich, Pexels


Pekan lalu, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan tentang rencana pemerintah untuk memberikan vaksin COVID-19 gratis kepada masyarakat Indonesia. Walaupun hingga saat ini pemerintah masih merampungkan skema vaksin gratis tersebut, program vaksinasi gratis ini merupakan komitmen pemerintah untuk membuka akses vaksin seluas-luasnya bagi masyarakat. 

Dengan program vaksinasi COVID-19 gratis diharapkan mampu mendorong kesukarelaan masyarakat untuk diimunisasi. Pemerintah menargetkan 70 persen penduduk atau sekitar 182 juta jiwa dapat diimunisasi agar herd immunity atau kekebalan komunitas dapat tercapai.

"Diharapkan dengan semakin mudahnya akses vaksin yang dapat diperoleh masyarakat, kekebalan imunitas dapat dicapai dengan lebih cepat," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Menegaskan vaksin COVID-19 gratis tanpa persyaratan apapun, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan menyampaikan, bahwa vaksin COVID-19 gratis untuk masyarakat, tanpa persyaratan keanggotaan dan keaktifan di BPJS Kesehatan.

Saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan lintas Kementerian / Lembaga, tengah melakukan pendalaman dan penyesuaian skema dan mekanisme vaksinasi. "Setelah skema ini dirampungkan, maka akan disosialisasikan segera kepada pemerintah daerah dan masyarakat," tambahnya.

“Program vaksinasi COVID-19 adalah prioritas pemerintah yang akan dilaksanakan secara bertahap setelah dikeluarkannya izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia, serta seiring dengan ketersediaan vaksin. Kemenkes akan memastikan kesiapan semua fasilitas pelayanan Kesehatan, tenaga Kesehatan dan sistem distribusi untuk pelaksanaan vaksinasi,” terang Dr. Siti Nadia.

Saat ini kesiapan tenaga kesehatan juga terus dilakukan, sekitar 440.000 tenaga kesehatan dan 23.000 vaksinator terus mempersiapkan diri untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hingga ke seluruh daerah.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini bertujuan untuk mempercepat upaya menurunkan angka penularan, kesakitan, dan kematian karena COVID-19, yang harus dilaksanakan bersama dengan penguatan 3T (Tes-Telusur-Tindaklanjut) oleh Pemerintah, dan disiplin protokol kesehatan oleh masyarakat.

“Kami menghimbau masyarakat untuk memberikan dukungan bagi program vaksinasi ini. Jangan kendor menjalankan disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan siap divaksinasi saat vaksin siap. Bersama-sama kita bangun kekebalan kelompok untuk melindungi diri, melindungi negeri, dan mengakhiri pandemi,” kata Dr Siti Nadia.
 

Baca Selanjutnya: Benarkah Vaksin Sinovac Paling Lemah Dibandingkan Vaksin COVID-19 Lainnya? 


Faunda Liswijayanti


Topic

#3m, #ingatpesanibu, #corona, #covid19, #vaksin

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?