Trending Topic
Update Covid-19: Persiapan Program Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

2 Dec 2020


Foto: Shutterstock

Berbagai persiapan sudah dilakukan pemerintah untuk melaksanakan program vaksinasi Covid-19. Mulai dari meninjau langsung fasilitas produksi vaksin di Tiongkok, melakukan uji klinik fase III di kota Bandung terhadap 1620 relawan, hingga menyiapkan sistem satu data terintegrasi, guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran vaksinasi nantinya.

Kementerian Kesehatan juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, dan vaksinator yang nantinya secara langsung akan melakukan program ini. Selain dari sisi kesiapan pemerintah, masyarakat juga perlu mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan saat vaksin datang.

Sembari menunggu proses kedatangan dan vaksinasi nanti, vaksinolog  dr. Dirga Sakti Rambe M.Sc, Sp.PD mengimbau kepada masyarakat agar mengetahui informasi yang benar mengenai vaksin. Informasi dan pemahaman yang benar diharapkan dapat mengurangi keresahan dan keraguan yang timbul dari penyebaran informasi yang tidak benar (hoax) tentang vaksin ini. “Vaksin apa pun yang sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah dipastikan efektivitas dan keamanannya”, terang Dirga.

Masyarakat yang akan mendapatkan vaksinasi nantinya adalah orang yang dalam kondisi sehat. Untuk vaksin Covid-19, diberikan kepada orang dewasa dengan rentang usia 18-59 tahun.  Dirga juga menjelaskan bahwa saat pemberian vaksin dokter atau tenaga kesehatan yang menjadi petugas akan melakukan pemeriksaan (screening). “Yang penting pada hari tersebut kita merasa sehat secara umum”, ujarnya.

Masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), karena umumnya berdampak ringan da segera sembuh dalam waktu satu hingga dua hari. “KIPI mayoritas bersifat ringan, seperti bengkak kemerahan di bekas suntikan, kemudian ada demam sebagai tanda vaksinnya bekerja”, ungkap Dirga.

Kemudian, masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) karena biasanya berdampak ringan dan segera sembuh dalam waktu satu dua hari. “Yang perlu masyarakat ketahui, manfaat vaksinasi itu jauh lebih besar dari efek sampingnya. KIPI itu mayoritas bersifat ringan seperti bengkak kemerahan di bekas suntikan, kemudian ada demam sebagai tanda vaksinnya bekerja”, ungkap dr. Dirga.

Keberadaan vaksin sangat penting dalam mengendalikan pandemi, tapi perlu disadari vaksin tidak seketika memusnahkan pandemi. Sebab, ada proses distribusi yang panjang dan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa. Oleh karena itu, Dirga terus mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan) selagi menunggu vaksin.

Baca selanjutnya: Rantai distribusi vasksin telah siap


Topic

#IngatPesanIbu, #3M, #Satgascovid-19, #vaksincovid-19

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?