Trending Topic
Tradisi Medali Indonesia dari Cabang Angkat Besi Berlanjut di Olimpiade Rio 2016 Melalui Sri Wahyuni

8 Aug 2016


Foto: kemenpora.go.id, twitter kemenpora

Selain bulu tangkis, cabang angkat besi selalu diandalkan Indonesia untuk mendulang medali di ajang Olimpiade. Ini terbukti di perhelatan Olimpiade Rio 2016 yang sudah berlangsung sejak 5 Agustus lalu di Rio de Janeiro, Brasil. Lifter putri Sri Wahyuni berhasil menyumbangkan medali perak di kelas 48 kg, yang merupakan medali pertama untuk Indonesia. Medali emas diperoleh lifter Sopina Tanasan asal Thailand, sedangkan medali perunggu diraih Miyake Hiromi, Jepang.
 
Lifter berusia 21 tahun yang akrab dipanggil Yuni ini mencatat total angkatan 192 kg yang terdiri atas 85 kg snatch dan 107 clean and jerk. Meski gagal meraih emas, usaha Yuni tetap mendapat penghargaan, apalagi mengingat ini merupakan event Olimpiade pertamanya. Atas prestasinya ini, Yuni berhak memperoleh bonus Rp 2 miliar dan Tunjangan Hari Tua (THT) sebesar Rp15 juta per bulan. Menteri Pemuda dan Olahraga, Iman Nahrawi, memberikan apresiasi terhadap Yuni melalui akun Twitternya.
 
“Kiat keras usahamu mengejar target, makin besar kebahagiaan saat target tercapai. Thanks utk perjuanganmu, Sri Wahyuni.”  
 
Presiden Joko Widodo juga menyatakan kebanggaan terhadap prestasi Yuni.
 
“Lifter putri Sri Wahyuni meraih medali perak pada Olimpiade Rio 2016. Rakyat Indonesia bangga –Jkw”
 
Sebelum di ajang Olimpiade, Sri Wahyuni juga pernah mengharumkan nama Indonesia melalui sejumlah event lainnya, seperti meraih medali emas di Sea Games 2013 dan medali perak di Asian Games 2014.
 
Sri Wahyuni menjadi atlet angkat besi keenam Indonesia yang meraih medali Olimpiade. Sejak Olimpiade Sydney 2000, cabang angkat besi memang selalu menyumbangkan medali. Berikut daftar peraih medali Olimpiade dari cabang angkat besi:
 
Olimpiade Sydney 2000:
Medali perak: Lisa Rumbewas (kelas 48 kg putri)
Medali perunggu: Sri Indriyani (kelas 48 kg putri), Winarni (kelas 53 kg putri)
 
Olimpiade Athena 2004:
Medali perak: Lisa Rumbewas (kelas 53 kg putri)
 
Olimpiade Beijing 2008:
Medali perunggu: Eko Yuli Irawan (kelas 56 kg putra), Triyatno (kelas 62 kg putra)
 
Olimpiade London 2012:
Medali perak: Triyatno (kelas 69 kg putra)
Medali perunggu: Eko Yuli Irawan (kelas 62 kg putra)
 
Olimpiade Rio 2016 (masih ada kemungkinan bertambah):
Medali perak: Sri Wahyuni (kelas 48 kg putri)
 
Semoga atlet Indonesia lainnya juga mengikuti jejak mereka, ya…. (f)

Baca juga: Cerita Seru Di Balik Olimpiade Rio 2016  dan 28 Atlet Indonesia Yang Siap Berjuang di Olimpiade Rio 2016.


Topic

#Olimpiade

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?