
Foto: CIT
Kemacetan di ibukota sudah menjadi makanan sehari-hati warga. Bayangkan saja, pengendara mobil pribadi mencapai 74,4% dari 25,7 juta perjalanan di Jabodetabek, dan banyak lahan terbuka hijau yang dijadikan tempat parkir. Kemacetan di area Jabodetabek ini pun telah menyebabkan kerugian produktivitas sebesar Rp65 triliun setiap tahunnya.
Setelah meluncurkan UberPOOL, layanan carpooling (nebeng) secara massal ke tujuan yang sama dalam waktu bersamaan sebagai usaha mengurangi kemacetan dan polusi, perusahaan penyedia jasa transportasi Uber berkolaborasi dengan WWF Indonesia dalam program UberKEBUN. Selama 5 hari (25- 30 November lalu), 14 lokasi di 4 kota, Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bali disulap menjadi taman pop-up yang menarik dengan berbagai aktivitas.
1. Bangi Kopitiam Sabang, Jakarta - bertema taman dan musik
2. Amoz Cozy Hotel Melawai, Jakarta - bertema mini games
3. Trafique Coffee Senayan, Jakarta - bertema budaya tradisional
4. Grand Central Restaurant Bulungan, Jakarta - bertema festival
5. KFC Kemang, Jakarta - bertema olahraga
6. IN & OUT Restaurant, Jalan Burangrang, Bandung - bertema taman bermain
7. Kopi Progo, Jl. Progo No. 22, Citarum, Bandung - bertema piknik
8. Kafe Halaman, Jl. Taman Sari Siliwangi, Bandung - bertema kebun bunga
9. Coffee Toffee Grahadi, Surabaya - bertema daur ulang
10. Aiola Eatery, Surabaya - bertema piknik
11. Jalan Gubeng, Surabaya - bertema mini golf
12. Veranda Cafe, Bali - bertema mini golf
13. Voltvet Cafe, Bali - bertema taman bermain
14. Pertokoan Udayana, Bali - bertema olahraga
Untuk mendukung kampanye pelestarian lingkungan, para pengguna Uber pun dapat menyumbangkan Rp5ribu untuk program My Baby Tree untuk menanam pohon di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Salah satunya, di area pinggiran aliran sungai Ciliwung. (f)
Topic
#lingkungan


