
Koko di tahun 1985, sedang memeluk anak kucing peliharaannya (Foto: Elaine Thompson / Associated Press)
Demikian pesan Koko dalam gerakan bahasa isyarat kepada negara-negara yang hadir dalam konferensi COP 21 di Paris, Prancis (2015). Ia adalah wakil dari teriakan frustasi alam terhadap kerakusan manusia dalam mengeksploitasi bumi.
“I am gorilla, I am flowers, I am animal, I am nature. Man, Koko love. Earth, Koko love. But Man stupid…stupid. Koko sorry,…Koko cry. Time, hurry! Fix Earth. Help Earth. Hurry! Protect Earth…Nature see you. Thank you.”
Empatinya yang besar juga terlihat jelas dalam keseharian hidupnya. Seperti seorang ibu pada anaknya, Koko merawat dua kucing peliharaannya, Ms Black & Ms Grey.
Hati siapapun akan tersentuh melihat gorila bertinggi tubuh 152 cm dan berbobot 136 kilogram itu, demikian lembut menggendong dan mengasuh kedua anak kucing, kado ulang tahunnya yang ke-44.

Koko bercanda dengan almarhum aktor & komedian Robin Williams (Foto: @TroabOfficial)
Koko suka mengobrol dan bermain-main dengan guru sekaligus sahabatnya, Dr. Francine Patterson (Penny), Psikolog Binatang dari Universitas Stanford, AS. Di bawah bimbingan Dr. Penny inilah Koko bisa menguasai bahasa isyarat dasar (standar Amerika), termasuk memahami sekitar 2.000 kosa kata dalam bahasa Inggris!
Dia masuk dalam lingkaran dalam para selebritas dunia. Ia pernah mengobrol dan bermain-main dengan almarhum aktor dan komedian Robin Williams. Saat mengetahui bahwa teman baiknya sejak 2001 itu meninggal (2014), Koko menjadi pendiam dan sering terlihat merenung.
Koko juga pernah bertemu dengan Flea, basis dari band Red Hot Chili Peppers, dan aktris Betty White. Ia membuat para ilmuwan terperangah menyaksikan kepiawaiannya dalam memainkan alat musik seruling.
Gorila kelahiran Kebun Binatang San Fransisco pada 4 Juli 1971 itu meninggal dengan damai dalam tidurnya di California, AS. Sesuai dengan nama lahirnya, Hanabi-ko, yang dalam bahasa Jepang berarti “anak kembang api”, Koko meninggalkan semarak dalam setiap kehidupan yang disentuhnya.
“Koko meninggalkan dampak mendalam, dan apa yang telah ia ajarkan kepada kita tentang kapasitas emosional gorila dan kemampuan kognitif mereka akan terus membentuk dunia,” ungkap The Gorilla Foundation, tempat Koko bernaung. (f)
Baca Juga:
Mengikuti Aktivitas Harian Hewan Peliharaan di The Secret Life of Pets
5 Cerita Mengharukan tentang Kesetiaan Anjing
Topic
#Environment, #LingkunganHidup


