Trending Topic
Kembangkan Fungsi Pasar Tradisional Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata

7 Oct 2016


Foto: Meiranie

 
Tercatat sejak tahun 2007 hingga saat ini, jumlah pasar tradisional di Indonesia terus berkurang, pertumbuhannya hanya minus 81%. Berbeda dengan pasar modern yang pertumbuhan mencapai plus 36%. Fakta tersebut dikemukakan oleh Restu Pratiwi, Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli pada acara Festival Pasar Rakyat di Pasar Besar, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (2/10) lalu.

Padahal pasar tradisional adalah ciri khas bangsa Indonesia, sebuah ruang publik untuk aktivitas ekonomi juga sosial. Interaksi yang terjadi di pasar tradisional lebih bersifat kerakyatan dibanding pasar-pasar modern seperti yang ada di mal-mal.

“Pasar tradisional di suatu daerah tidak hanya sebagai pusat perekonomian, tapi juga potensi pariwisata. Pasalnya, pasar tradisional bisa juga sebagai ciri khas suatu daerah,” sambung Restu kepada femina.

Pasar rakyat, jelas Satinder Pal Singh Ahluwalia, Direktur Perbankan Mikro Danamon pada rilis acara tersebut, juga berfungsi menyejahterakan rakyat sebab terdapat pengusaha-pengusaha mikro yang berkontribusi dalam perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.

Kenyataan ini membuat Yayasan Danamon Peduli mengadakan Festival Pasar Rakyat sebagai cara memanggil kembali masyarakat untuk kembali ke pasar tradisional. Aneka perlombaan untuk warga setempat, bazaar produk UKM unggulan binaan pemerintah Kota Batu, hingga demo masak dan lomba kuliner menjadi bagian dari acara yang diselenggarakan di tengah pasar tradisional. Harapannya, tambah Restu, masyarakat tidak ragu untuk mengunjungi pasar rakyat.

Festival ini, menurut Sihard Hadjopan Pohan SH, MM, Direktur Sarana Distribusi dan Logistik Dirjen Perdagangan Dalam Kementrian Perdagangan Republik Indonesia—yang turut hadir pada acara tersebut—didukung oleh pemerintah sebab sejalan dengan salah satu program Nawacita presiden Jokowi.  Program tersebut adalah membangun dan merevitalisasi 5000 pasar tradisional atau 1000 pasar setiap tahunnya.

Mengetahui hal tersebut, pemerintah daerah Batu menyambut berlangsungnya Festival Pasar Rakyat tersebut. Melalui sambutannya, H. Punjul Santoso, MM, Wakil Walikota Batu, menyebutkan festival ini dapat menjadi satu cara mempromosikan pasar seluas 4 hektar tersebut sebagai salah satu destinasi wisata. Apalagi Pasar Batu merupakan salah satu barometer pasar di Indonesia. Terbukti bila menyebutkan patokan harga-harga terbaru bahan kebutuhan pokok secara nasional, pasar terbesar di Jawa Timur tersebut termasuk sumber harga tersebut.

Festival Pasar Rakyat di Pasar Besar, Batu, Jawa Timur tersebut merupakan tempat terakhir dari rangkaian Jelajah Pasar Rakyat Nusantara 2016. Sebelumnya, Festival Pasar Rakyat telah mampir lima kota lain di Indonesia, yaitu Payakumbuh (Pasar Ibuh), Pekalongan (Pasar Grogolan), Palembang (Pasar 16 Ilir), dan Balikpapan (Pasar Pandansari).

Sedangkan kota Batu, Malang, dipilih sebagai penutup Jelajah Pasar Rakyat Nusantara 2016 Yayasan Danamon Peduli juga bersamaan dengan HUT Kota Batu yang ke-15. Festival ini mengajak rakyat Batu merayakannya di Pasar Besar sebagai pasar tradisional kebanggaan mereka. (f)


Topic

#pasarrakyatdanamon

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?