ghd Indonesia hadirkan inspirasi gaya rambut segar, elegan, dan effortless di acara Karantina Wajah Femina 2025.Foto: Dok. Femina/Vidi Putra Hagiansyah
Finalis Wajah Femina 2025 tentu tidak ada waktu untuk mengalami bad hair day. Karena itu, di hari pertama Karantina Wajah Femina 2025, mereka mendapat pembekalan tentang styling rambut bersama Good Hair Day (ghd) Indonesia.
Yona Cornelya, Technical Educator ghd Indoensia, mengajak 20 Finalis Wajah Femina belajar bersama untuk menata rambut sesuai keinginan, menggunakan styler terkini dari ghd, ghd Chronos.
Keistimewaan styler dari ghd ini adalah rambut langsung terbentuk rapi tanpa harus mengulang mencatok. Hasilnya pun rambut berkilau sehat. Selain itu, pemakai cukup menekan lembut styler saat mencatok, sehingga lebih praktis.
Dalam demonya, Yona juga mengingatkan finalis yang biasa mencatok rambut agar selalu memastikan catokan berada di suhu 185 derajat Celcius, maksimum 190 derajat. Lebih dari itu, kutikula rambut bisa rusak, dan batang rambut jadi rapuh dan cepat patah.
Demo ghd Indonesia, yang memberikan tip praktis dalam mencatok rambut. Foto: Dok. Femina/Vidi HagiansyahAyesha, yang sudah mencoba produk ghd, mengatakan bahwa penataan rambut itu jadi salah satu poin penting dalam penampilannya. Ia juga setuju dengan ucapan your hair is your outfit. Tak heran saat Ayesha mencoba ghd Chronos, ia cukup mahir menciptakan tata rambut yang diinginkan.
Mencoba langsung ghd Chronos jadi momen seru; buat yang sudah terbiasa mencatok sendiri, seperti Niki, Sasya dan Lingling, sesi ini bukan masalah. Sementara bagi finalis lain yang terbiasa dicatok di salon, sesi ini jadi tantangan tersendiri. Untungnya tim ghd Indonesia siap membantu, agar seluruh finalis bisa belajar dan menerapkannya sendiri di rumah.
Peserta tampil percaya diri dengan styling rambut modern bersama ghd Indonesia, hasil rapi dan berkilau.Foto: Dok. Femina/Vidi Putra Hagiansyah
Setelah melihat beragam model rambut para finalis, Yona mengatakan kalau mereka bisa terus mengeksplorasi gaya rambut mereka. “Panjang-pendek rambut menentukan gaya kita mencatok; apakah ke dalam, atau dibuat curly, ikal bergelombang,” kata Yona.
Program Wajah Femina 2025 turut didukung oleh Indonesia Kaya, ghd Indonesia, dan Garmin Indonesia, yang senantiasa menginspirasi dan mendukung perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan menjadi sosok inspiratif di masyarakat.
Senang, deh, rambut dari teman-teman finalis hari ini jadi tampil fresh dan keren. Terima kasih, ghd! (f)
Ghina Athaya
Topic
#ghdHair, #WajahFemina2025, #BerdayaBergayaBerbudaya


