
Dok. Pexels
Pelaku atau aktor panjat sosial umumnya diidentifikasi antara lain sebagai orang yang pemilih dalam berinteraksi sosial, senang membagikan aktivitas kesehariannya terus menerus, dan senang ikut ambil bagian dalam hal-hal yang sedang ramai dibicarakan. Jangan-jangan, kita juga melakukannya!
Meski tidak baku, tetapi ciri-ciri umum pelaku panjat sosial di bawah ini dapat membantu kita merefleksi diri.
Memilih pertemanan berasaskan manfaat
Pemanjat sosial cenderung memilih dekat hanya dengan orang-orang berstatus sosial tertentu yang mendatangkan manfaat baginya.
Dominan di segala situasi
Ia selalu berupaya mengontrol sekitarnya karena ingin selalu menjadi yang paling tampak dan paling diperhatikan. Selain itu ia selalu ingin ikut ambil bagian dalam hal-hal yang sedang dianggap penting.
Sering melakukan name dropping
Ia sering membicarakan siapa saja orang-orang penting yang dikenalnya dan bagaimana pengaruh kedekatan mereka.
Sangat memperhatikan penampilan
Ia berupaya selalu membeli dan mengenakan busana dan aksesori ternama agar dikategorikan dalam kelas tertentu. Bukan karena perlu atau menyukai kualitas barang tersebut.
Kurang ketulusan
Pemanjat sosial mungkin memang terlihat punya banyak teman. Tetapi ia bisa jadi tidak mengenal apa itu sahabat sejati yang mengenalnya secara personal dan benar-benar bisa saling berempati.
Sering membagi banyak hal di media sosial
Bagi pemanjat sosial, semua hal layak dibagikan di media sosial, terutama yang dapat meneguhkan citranya sebagai sosok penting.
Kurang mementingkan prestasi
Baginya perhatian tidak perlu ia dapatkan dari pencapaian nyata. Ia sudah bisa mendapatkannya dari gaya hidup yang ia tampilkan dan kedekatannya dengan orang-orang berpengaruh.
BACA JUGA :
Wajah Panjat Sosial di Era Media Sosial
7 Cara Amankan Akun Media Sosial
5 Alasan Tidak Bisa Tidur Saat Malam, Salah Satunya Karena Media Sosial
Lucia Priandarini (Kontributor)
Topic
#PanjatSosial, #MediaSosial


