Trending Topic
Belanja Tanpa Kemasan di Bulk Store, Yuk

15 Jun 2019


Foto: Shutterstock

Tahukah Anda, menurut data Badan Pusat Statistik dan Asosiasi Industri Plastik Indonesia tahun 2018, sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/tahun. Kemana perginya? Sebagian berakhir di tempat pembuangan sampah akhir dan sebagian lagi berakhir di laut.  Toko ritel dan rumah tangga ikut menjadi penyumbang. Sebagian besar berasal dari kemasan produk yang kita beli baik di toko modern maupun tradisional. 

Sebagai jawaban dari kegelisahan menghadapi sampah kemasan plastik yang semakin menggunung, di berbagai belahan dunia belakangan muncul toko-toko yang menjual produk tanpa kemasan. Toko ini sering disebut bulk store atau pack free store

Konsumen didorong untuk belanja menggunakan kemasan yang bisa digunakan berulang kali, baik yang dibawa sendiri, maupun yang dijual di toko. Sebelum mengisi kemasan dengan kebutuhan yang akan dibeli, konsumen diminta untuk menimbang kemasannya, sehingga bisa diketahui berat bersih barang yang dibeli. 

Di toko tanpa kemasan ini produk makanan mentah seperti pasta, biji-bijian, aneka bumbu, dan tepung disimpan dalam wadah besar yang mudah untuk dipindahkan konsumen ke dalam kemasan yang mereka bawa. Sayuran, buah, dan tempe diikat atau dikemas menggunakan daun pisang. Ada juga produk seperti sikat gigi berbatang kayu, sabun dan sampo batangan, hingga sedotan bambu dan besi. Semua tanpa kemasan.
 


Foto: Instagram @zerowastebali


Kehadiran bulk store akan mengurangi limbah kemasan dan produk plastik sekali pakai. Di Indonesia bulk store sudah mulai muncul di beberapa kota besar, berikut beberapa di antaranya:

# Zero waste Bali, Ubud, Uluwatu, dan Canggu

# Saruga Packfree Store, Bintaro – Tangerang Selatan.

@thebulkstorenco, Jakarta

# Alang-Alang_zerowaste, Surabaya

Ada banyak manfaat belanja tanpa kemasan. Selain menjaga lingkungan dari limbah kemasan, kebiasaan mempertimbangkan apa yang kite beli akan mengubah perilaku konsumen. Yaitu mendorong konsumen untuk membeli hanya yang dibutuhkan, artinya mengurangi sampah makanan. Di samping itu, dengan membeli produk mentah, diharapkan mendorong konsumen untuk mengolah makanan utuh yang leih sehat dan bergizi.  

Tak perlu takut repot untuk mengajak anak-anak ke bulk store. Mungkin mereka akan sedikit membuat kehebohan tapi itu adalah bagian dari proses belajar. Mengajak anak belanja di toko seperti ini juga akan mengenalkan anak-anak, generasi masa depan untuk membiasakan diri dan menyadarkan mereka untuk menjaga bumi, satu-satunya planet yang kita huni ini. 

Belum ada bulk store di dekat Anda? Anda bisa kok membawa kemasan sendiri untuk membeli tepung, beras, kacang hijau, kedelai, merica, di pasar tradisional. Setidaknya Anda bisa memulai kebiasaan ini. (f)

Baca Juga:


Topic

#belanja, #tren, #ramahlingkungan, #plastik, #sampah, #zerowaste, #bulkstore

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?