Trending Topic
Belajar Personal Branding Profesional Bersama John Robert Powers

1 Oct 2025

Indayati Oetomo membimbing finalis Wajah Femina 2025 memahami pentingnya personal branding untuk identitas diri yang kuat dan percaya diriIndayati Oetomo membimbing 20 Finalis Wajah Femina 2025 memahami pentingnya personal branding. Foto: Dok. Femina/Nidia Okta Zuhayr


Hari kedua Karantina Wajah Femina 2025 (30 September 2025) diisi pembakalan tentang personal branding dari John Robert Powers Indonesia.

Indayati Oetomo, International Director John Robert Powers Indonesia, mengajarkan hal-hal mendasar kepada 20 Finalis Wajah Femina 2025 bagaimana membangun identitas diri yang kuat dan percaya diri.

“Femina itu very professional. Jadi Anda beruntung bisa masuk, dan tolong jaga nama baik Femina. Semua Alumni Wajah Femina itu jadi orang terhormat,” pesan Indayati. 
 
Finalis Wajah Femina 2025 mendalami personal branding bersama John Robert Powers, belajar membangun karakter, komunikasi, dan pesona profesionalFinalis Wajah Femina 2025 belajar membangun karakter, komunikasi, dan pesona profesional. Foto: Dok. Femina/Nidia Okta Zuhayr

Indayati memberikan paparan pentingnya personal branding. Ia menjelaskan, meskipun seseorang memiliki kebiasaan dibawa sejak lahir, kita tetap harus berkembang dan dinamis dengan zaman. 

Siapa sangka, di balik satu diri, bersemayam aneka karakter? Peran kita di ranah sosial, keluarga, dan profesional adalah cetakan yang tak terhindarkan bagi personal branding yang kita tampilkan.

Para finalis dibagikan selebaran berisi Tipe Kepribadian. Ada empat bagian yang harus mereka isi, yaitu Dominace, Extroversion, Patience, dan Comformity. Semua bagian ini harus diisi sejujur-jujurnya agar bisa menentukan sifat-sifat yang sesuai dengan diri mereka. 
 
 Suasana inspiratif saat finalis Wajah Femina 2025 mengikuti sesi personal branding bersama John Robert PowersSuasana inspiratif saat Finalis Wajah Femina 2025 mengikuti sesi personal branding bersama John Robert Powers Indonesia. Foto: Dok. Femina/Nidia Okta Zuhayr

Salah satu finalis, Dhia Rizky Fathiya Nasution, membacakan hasil dari tes kepribadiannya. “Kalau aku dominan di Comformity. Karena aku cenderung overthinking dan perfeksionis, jadi aku merasa ada tanggung jawab yang bertubi-tubi dalam melakukan sesuatu.”

Saat para finalis membacakan hasil tes, Indayati juga memberikan kritik dan masukan untuk memaksimalkan potensi yang sesuai dengan kepribadian mereka.

Indayati juga memberikan poin-poin penting agar bisa menjadi perempuan profesional dengan empat ciri, yaitu Character, Charming, Caring, Competence, dan Communication. “Ciri-ciri orang yang berkarakter itu selalu punya keberanian. Ada sesuatu dorongan yang selalu dia lakukan dan menjadi inspirasi buat sekelilingnya,” jelas Indayati.

Menurut Indayatilagi, menjadi perempuan yang charming lebih memancarkan aura positif dari seseorang, dibandingkan cantik semata. “Gimana kamu bisa charming? Belajarlah untuk menerima semua keadaan dan semua kekurangan orang: Acceptance,” jelasnya.
 
 Suasana inspiratif saat finalis Wajah Femina 2025 mengikuti sesi personal branding bersama John Robert PowersFinalis dibekali ilmu agarbisa membentuk kepribadian diri lebih positif. Foto: Dok. Femina/Nidia Okta Zuhayr

Indira juga membekali para finalis ilmu bagaimana bisa menjadi percaya diri. Selain membentuk kepribadian diri menjadi lebih positif, kita juga bisa merawat penampilan kita. Ternyata bisa sesimpel dengan mengapresiasi suatu acara dengan menggunakan pakaian yang pantas dan sesuai dengan tema acara. 

Dengan teknologi yang semakin maju, Indira berpesan untuk hati-hati saat mengunggah konten di sosial media. “Because it shows who you are. Lebih baik bagikan tip atau musik, misalnya; itu justru menunjukkan kalau kamu caring to others,” kata Indayati.

Salah satu finalis, Nawasi Laisha Ramadhania (Nawa), memberikan kesannya setelah mengikuti kelas bersama Indayati Oetomo. “Sangat-sangat insightful karena di sini kita juga diajari bagaimana, sih, personal life, social life, dan professional life. All plays a crucial role in building our personality,” ujar Nawa.

Kegiatan Wajah Femina 2025 terselenggara atas dukungan Indonesia Kaya, ghd Indonesia, dan Garmin Indonesia, sebagai wujud kolaborasi untuk mendorong lahirnya generasi perempuan yang kreatif, percaya diri, dan berdaya saing global.

Semoga wawasan ini memberikan manfaat dan inspirasi yang signifikan untuk seluruh Finalis Wajah Femina 2025. (f)
 

Ghina Athaya


Topic

#PersonalBranding, #WomenEmpowerment, #BerdayaBergayaBerbudaya

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?