
Foto: Shutterstock
Sebagai manusia, kita adalah mahluk emosional. Emosi mempengaruhi keputusan yang dibuat, karier yang dijalani, film dan musik yang disukai, dan karya seni yang dihasilkan. Emosi memengaruhi cara kita memilih teman dan pasangan, juga mendorong kita tentukan orang-orang yang harus dijauhi.
Emosi memiliki kekuatan. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memahami dan mengelola emosi, sehingga bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan nilai dan prinsip yang kita pegang. Bagaimana kita dapat belajar mengendalikan kekuatan emosi?
Inilah kata-kata bijak tentang kecerdasan emosional yang mengajarkan bagaimana mengontrol emosi, bukan justru dikalahkan olehnya.
“Saya tak ingin tunduk pada emosi. Saya ingin memanfaatkan, menikmati, dan mendominasi emosi.” (Oscar Wilde)
“Hati-hati dengan pikiran Anda, ia akan berubah menjadi kata-kata. Hati-hati dengan perkataan Anda, ia akan berubah menjadi perbuatan. Hati-hati denga perbuatan Anda, ia akan berubah jadi kebiasaan. Hati-hati dengan kebiasaan Anda, ia akan berubah menjadi karakter. Hati-hati dengan karakter Anda, ia akan berubah menjadi takdir Anda.” (Frank Outlaw)
“Saya belajar bahwa orang-orang akan melupakan apa yang Anda katakan dan apa yang Anda lakukan, tetapi orang-orang tak akan melupakan perasaan yang ditimbulkan karena perbuatan Anda.” (Maya Angelou)
“Sesuatu yang tidak terdengar, pasti dirasakan.” (Peribahasa Jerman)
“Empati tak sama dengan persetujuan.” (Chris Voss)
“Beberapa orang mampu secara tenang ekspresikan opini yang berbeda dengan prasangka lingkungan sosial. Akan tetapi, kebanyakan orang tak mampu melakukannya.” (Albert Einstein)
"Meminta maaf tak selalu berarti Anda salah dan orang lain benar. Namun itu menandakan Anda lebih mementingkan nilai relasi daripada ego.” (Anonim)
“Pedulikan dan kenali keadaan jiwa. Jika kita mengenal diri-sendiri, kita dapat belajar bagaimana mengurus diri-sendiri.” (Socrates)
“Pendidikan adalah kemampuan untuk mendengarkan hampir semua hal tanpa kehilangan kesabaran atau kepercayaan diri.” (Robert Frost)
“Kebahagiaan bergantung kepada diri sendiri.” (Aristoteles)
“Emosi dapat menjadi musuh, jika Anda menyerah kepadanya, Anda kalah. Anda harus menjadi satu dengan emosi, karena tubuh pada akhirnya akan mengikuti pikiran.” (Bruce Lee)
“Perlakukan anak buah selayaknya Anda memperlakukan anak yang dicintai. Niscaya mereka akan mengikutimu menuju lembah terdalam.” (Sun Tzu)
“Ketika kemarahan muncul, pikirkan konsekuensinya.” (Konfusius)
“Jangan bereaksi emosional karena kritikan. Analis sendiri apakah itu benar. Jika memang benar, perbaiki diri. Jika salah, kembalilah pada urusan yang harus Anda lakukan.” (Norman Vincent Peale)
“Emosi adalah budak pikiran Anda, dan Anda adalah budak emosi.” (Elizabeth Gilbert)
“Apa yang membuat Anda khawatir akan mengendalikan Anda.” (John Locke)
“Perasaan adalah sesuatu yang Anda miliki, bukan mendefinisikan diri Anda.” (Shannon L. Alder)
“Keputusan paling penting harus dibuat dengan suasana hati yang baik.” (Voltaire)
“Jangan membuat keputusan permanen berdasarkan emosi sementara.” (Anonim)
“Perasaan tak bisa diabaikan, bahkan jika itu adalah perasaan yang tak adil atau tak bersyukur.” (Anne Frank)
(f)
BACA JUGA:
Untuk Mencapai Sukses, Lakukan Kebiasaan Baik Untuk Memulai Hari
Ini Alasan Susah Banget Meminta Orang Pakai Masker dan Jaga Jarak
10 Puisi Peninggalan Sapardi Djoko Damono
Topic
#quote, #kesehatanmental, #EQ, #emosi, #kecerdasanemosional


