
Shutterstock
Data Satgas COVID per Senin (5/7/2021) kasus positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 2.313.829 dengan kasus aktif harian mencapai 309.999. Pasien sembuh mencapai 1.942.690 dan meninggal dunia 61.140. Angka kasus aktif ini meningkat sebanyak 14.771. Tingginya angka ini membuat rumah sakit memprioritaskan ruangan dan perawatan pada pasien dengan gejala sedang dan berat. Sedangkan untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak bergejala dan bergejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri di rumah maupun karantina terpusat di pusat isolasi.
Untuk masyarakat yang positif COVID-19 dan tengah melakukan isolasi mandiri, Kementerian Kesehatan memastikan pasien yang melakukan isolasi mandiri untuk tetap memperoleh layanan Kesehatan. Layanan kesehatan ini berupa telemedicine yang merupakan konsultasi kesehatan secara virtual yang bisa diakses kapan pun dan dimana pun oleh pasien.
Untuk tahap awal, fasilitas ini hanya berlaku untuk area Jakarta. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pasien positif COVID-19 yang sedang isolasi mandiri butuh konsultasi, butuh ketenangan, diperhatikan, dan tahu bahwa mereka menerima pengobatan yang benar. Untuk itu Kementerian Kesehatan menyediakan layanan telemedicine karena kalau harus datang ke rumah sakit untuk konsultasi dengan dokter akan susah dan akan menambah risiko penularan.
“Maka kita bekerjasama dengan 11 platform telemedicine untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan juga jasa pengiriman obat secara gratis. Ditanggung oleh teman-teman telemedicine, startup, dan juga Kementerian Kesehatan,” kata Menkes saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (5/7).
Adapaun 11 platform telemedicine antara lain;
1. Alodokter, https://bit.ly/alodokter-isoman
2. GetWell, https://play.google.com/store/apps/details?id=id.paquesid.getwell
3. Good Doctor, https://gooddoctor.onelink.me/Cmiw/efeba7ae dan GrabHealth, https://grab.onelink.me/2695613898/fe73b8c5
4. Halodoc, Bit.ly/isoman_halodoc
5. KlikDokter, http://bit.ly/kd-kemenkes-isoman
6. KlinikGo, http://klinikgo.com/isoman
7. Link Sehat, https://link.linksehat.com/mRMf
8. Milvik Dokter, http://milvik.id/about-us/
9. ProSehat, https://prosehat.com/wa
11. YesDok, https://bit.ly/ISOMAN-YesDok
Melalui telemedicine ini, dokter bisa mengidentifikasi pasien berdasarkan hasil konsultasi, untuk selanjutnya dilakukan penanganan berdasarkan kondisi pasien. Selain itu, rumah sakit juga bisa melakukan skrining awal untuk pasien dengan gejala sedang/berat termasuk pemberian paket obatnya melalui fasilitas pelayanan kefarmasian yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan.
Paket obat akan dikirimkan secara gratis untuk yang benar-benar tanpa gejala, sedangkan pasien dengan gejala, misalnya demam sedikit, akan diberikan juga paketnya secara gratis. Tak hanya itu, platform telemedicine ini juga terintegrasi dengan laboratorium testing PCR. Bagi pasien yang ingin melakukan uji PCR bisa dilakukan melalui form telemedicine yang tersedia.
“Jadi di sini saya mengucapkan terima kasih kepada sebelas platform telemedicine yaitu Alodokter, GetWell, Good Doctor dan GrabHealth, Halodoc, KlikDokter, dan KlinikGo. Kemudian Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok. Semua ini diberikan secara gratis sebagai kontribusi dari 11 platform telemedicine dan obat-obatannya dilakukan juga dari Kementerian Kesehatan,” tutup Menkes. (f)
Baca Juga:
Menkes Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi COVID-19, Cek Daftarnya!
Bersiap PPKM Darurat, Ini Rencana Aturan yang Akan Diterapkan
Menjalani Isolasi Mandiri, Perhatikan 13 Hal Ini
Faunda Liswijayanti
Topic
#covid19, #corona



