Fashion Trend
Kiprah ETU di Melbourne

19 Apr 2016


Desainer Restu Anggraini dan suami, Rahmat Ramadan, yang menangani bisnis label ETU by Restu Anggraini, ingin menampilkan sisi lain modest wear yang modern, kontemporer, dan bisa dipakai oleh siapa saja, tidak hanya wanita muslim. Konsep dan DNA desain Restu yang bersih dan fungsional, melalui pendekatan menswear modern, membaut para juri Indonesia Young Designer Awards 2015 terkesan dan memilih ETU sebagai pemenang. Restu dan Rahmat pun mendapatkan dana sponsorship dari ANZ sebesar 10.000 dolar Australia. Dana ini digunakan untuk menggelar show di Virgin Australia Melbourne Festival (VAMFF), awal Maret 2016 lalu.
 
Sisi entrepreneurship dari pasangan ini membuat mereka kemudian bergerak lebih jauh dengan merangkul Wardah dan Bekraf untuk mensponsori rangkaian acara lainnya di luar VAMFF.
 
Usai pergelaran koleksi mereka di VAMFF, keesokan harinya Restu menggelar pertemuan dengan para bloggermodest wear lokal di Confederation Square.
 
Untuk menutup rangkaian perjalanan ETU di Melbourne, diadakan pula sebuah acara dengan tema Succeeding Together: An Australia-Indonesia Collaboration pada   Sabtu, 12 Maret 2016, di Sofitel Melbourne. Selain diisi dengan talk show tentang industri modest fashion dan potensi pasarnya yang besar secara global, acara ini juga diisi dengan sesi styling, serta trunk show koleksi ETU dan beberapa desainer Indonesia lain, yaitu Ria Miranda, Rumah Ayu x IKYK, serta koleksi dari desainer Australia, yaitu Amalina Aman, Delina, dan Baraka Women. (f)
 
 


Topic

#ETU

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?