
Aneka kain indah dari berbagai penjuru nusantara diolah oleh para desainer menjadi pakaian dan aksesori dalam gaya terkini. Seperti terlihat pada koleksi tenun tanimbar khas Maluku yang dirancang Danjyo Hiyoji menjadi busana bergaya edgy. Ada pula motif ulos, Sumatra Utara yang dicetak di kain dengan teknik digital printing rancangan Sky.INC dan tampil elegan. Atau motif batik parang diolah BATEEQ dalam gaun-gaun monokrom. Sementara dalam fashion show Galeri Indonesia WOW naungan LLP-KUKM, muncul kain lurik yang dirancang modern oleh desainer Acakacak by Susan Budiharjo. Ada pula rancangan Handy Hartono yang mengolah katun motif tie dye dengan desain yang sangat simple dan wearable. Tidak hanya koleksi wanita, koleksi pria ditampilkan secara khusus dari rancangan Ilham Bahari dengan menggunakan songket hitam khas Palembang.
Salah satu label yang tampil mengekspresikan kebudayaan kain Indonesia dalam IFW adalah Lekat, finalis Wanita Wirausaha Femina 205 dan Indonesia Fashion Forward 2015. Berdampingan dengan booth Femina Group di IFW 2016, koleksi Lekat menampilkan kain tenun asal Baduy yang di desain dalam bentuk tas, pakaian, hingga aksesori yang bisa diterima oleh generasi muda.
Di tahun kelima IFW mencoba untuk lebih memahami apa yang dimiliki dan kekuatan fashion Indonesia. “Sebagai bagian dari masyarakat ekonomi ASEAN, kita akan menerima banyak barang dari luar dan dapat berjualan keluar Indonesia. Maka fashion Indonesia harus berbeda dan memiliki ciri sendiri dari para desainernya yang nantinya saling melengkapi pasar fashion secara internasional,“ ujar Poppy Dharsono, Direktur Indonesia Fashion Week.
Ivan Gunawan, desainer dari Indonesia yang turut serta dalam pagelaran IFW, bangga karena dapat bersaing dengan peserta dari mancanegara, seperti desainer dari Australia, Jepang, dan Malaysia. “Di IFW kali ini saya mengolah kain tapis Lampung, batik Sidomukti, dan ornamen kulit yang digabungkan dalam gaya modern di dalam satu panggung,“ ujar Ivan. Menurutnya, IFW merupakan event besar yang dapat memicu kreativitas para desainer untuk berkreasi dengan kain lokal untuk tampil modern dan wearable. Indonesia memiliki kekuatan yang unik dalam fashion karena keragaman budaya yang dimilikinya. (f)



