
Foto: Meiranie
Seoul telah menjadi salah satu tujuan utama pelancong di Korea Selatan. Kota ini indah, bersih, dilengkapi transportasi umum yang teratur, modern, tapi tidak mengesampingkan nilai dan warisan tradisionalnya, serta tetap menyatu dengan alam
Anda berniat mengunjungi Korea terutama Seoul di liburan akhir tahun? Datanglah saat musim gugur untuk mendapatkan suasana yang sangat berbeda. Agendakan datang di akhir Oktober hingga pertengahan November. Inilah saat puncak pemandangan indah musim gugur dengan dedaunan yang beraneka warna di sepanjang jalan. Dalam sekejap, akan muncul sebuah romantisisme yang membuat hati Anda hangat di tengah embusan udara dingin musim gugur.
Saran saya, coba susuri sudut-sudut utama kota Seoul dengan berjalan kaki. Ruas-ruas jalan yang bersih dan teratur sangat nyaman untuk pejalan kaki. Ini juga kesempatan Anda untuk mencoba pengalaman jalan-jalan seperti warga lokal dengan Seoul Metro Subway, jaringan kereta bawah tanah. Berikut 8 lokasi favorit saya saat berkunjung ke Seoul.
1/ Namsan Seoul Tower
Cantiknya pepohonan di Bukit Namsan akan menyegarkan mata ke arah mana pun memandang. Dari Bukit Namsan, terhampar pemandangan kota Seoul.
Anda berniat mengunjungi Korea terutama Seoul di liburan akhir tahun? Datanglah saat musim gugur untuk mendapatkan suasana yang sangat berbeda. Agendakan datang di akhir Oktober hingga pertengahan November. Inilah saat puncak pemandangan indah musim gugur dengan dedaunan yang beraneka warna di sepanjang jalan. Dalam sekejap, akan muncul sebuah romantisisme yang membuat hati Anda hangat di tengah embusan udara dingin musim gugur.
Saran saya, coba susuri sudut-sudut utama kota Seoul dengan berjalan kaki. Ruas-ruas jalan yang bersih dan teratur sangat nyaman untuk pejalan kaki. Ini juga kesempatan Anda untuk mencoba pengalaman jalan-jalan seperti warga lokal dengan Seoul Metro Subway, jaringan kereta bawah tanah. Berikut 8 lokasi favorit saya saat berkunjung ke Seoul.
1/ Namsan Seoul Tower
Cantiknya pepohonan di Bukit Namsan akan menyegarkan mata ke arah mana pun memandang. Dari Bukit Namsan, terhampar pemandangan kota Seoul.

Untuk mencapai Namsan dengan transportasi umum, cukup turun dari subway di Stasiun Chungmuro (line 3 atau 4), keluar di exit 2 lalu naik bus nomor 02 yang akan membawa kita langsung ke Bukit Namsan. Setibanya di perhentian terakhir, kita harus berjalan menanjak lagi sebelum tiba Seoul Tower.
Jangan khawatir, tidak melelahkan, kok! Pemandangan dedaunan berwarna kuning dan merah yang mulai luruh satu persatu tak habisnya menyemangati kita untuk terus berjalan. Jika ingin, Anda bisa turun di lapangan parkir mobil sebelum perhentian bus umum tadi dan berjalan kaki untuk mencapai Namsan Tower.

Salah satu alasan Namsan wajib kunjung adalah kehadiran dinding gembok-gembok tanda cinta pasangan-pasangan yang sedang dimabuk asmara. Apalagi, dinding ini menjadi terkenal karena sering jadi lokasi syuting drama-drama Korea. Namun, bukan hanya pasangan saja yang menempelkan gemboknya, tuh. Banyak juga pernyataan cinta di gembok-gembok tersebut dari fans terhadap idol Korea favorit. Ya, siapa pun bebas bersuara!
Saat mengunjungi Namsan, jangan lupa mencoba cable car. Cable car akan mengangkut pengunjung dari tempat parkir di kaki bukit hingga ke pelataran Seoul Tower dan sebaliknya. Jadi, tidak perlu berjalan kaki selama 20 menit guna mencapai Namsan Tower atau Anda yang ingin kembali ke Seoul juga bisa memanfaatkan layanan ini.

(Oreumi)
Selain sebagai sarana transportasi, dalam perjalanan selama dua menit dengan cable car Anda bisa menikmati indahnya hutan Namsan. Begitu tiba di tempat parkir, Anda dapat turun dengan jalan kaki menuju Myeongdong atau menggunakan Namsan Oreumi, yaitu outdoor elevator menanjak pertama di Korea sejauh 140 meter. Bila memilih Oreumi, Anda masih harus berjalan 10 menit lagi untuk mencapai Myeongdong.
2/ Bukchon Hanok Village
Di antara derap modernitas, gedung-gedung pencakar langit, sistem transportasi canggih dan nyaman, serta fasilitas internet dengan kecepatan koneksi yang diklaim sebagai yang tercepat sedunia, Seoul masih setia menjaga kekayaan budayanya.
Salah satunya, pada area pemukiman yang disebut Hanok Village. Ratusan rumah tinggal di Hanok Village masih bergaya arsitektur Korea kuno dari zaman Dinasti Juseon. Kebanyakan bangunan-bangunan ini tidak sekadar didesain seperti Hanok, tapi memang telah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Ada beberapa Hanok Village di Seoul, salah satunya pada Bukchon yang terletak di wilayah Samcheong-dong.
2/ Bukchon Hanok Village
Di antara derap modernitas, gedung-gedung pencakar langit, sistem transportasi canggih dan nyaman, serta fasilitas internet dengan kecepatan koneksi yang diklaim sebagai yang tercepat sedunia, Seoul masih setia menjaga kekayaan budayanya.
Salah satunya, pada area pemukiman yang disebut Hanok Village. Ratusan rumah tinggal di Hanok Village masih bergaya arsitektur Korea kuno dari zaman Dinasti Juseon. Kebanyakan bangunan-bangunan ini tidak sekadar didesain seperti Hanok, tapi memang telah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Ada beberapa Hanok Village di Seoul, salah satunya pada Bukchon yang terletak di wilayah Samcheong-dong.

Satu hal yang mesti diingat, Bukchon Hanok Village bukanlah museum atau sekadar atraksi turis biasa. Seperti namanya, Bukchon masih jadi tempat tinggal penduduk Seoul. Karena itu, pengunjung diimbau untuk menjaga ketenangan dan tidak mengganggu penduduk sekitar. Seperti layaknya pemukiman, terdapat toko-toko kebutuhan hidup sehari-hari, tempat makan, kafe, toko pernak-pernik, hingga galeri seni pada bangunan bergaya Hanok. Jika ke sana pas jam makan siang, kita akan melihat banyak pegawai kantor sekitar yang makan siang di restoran di Bukchon.

Kontur Seoul yang berbukit-bukit membuat kita mesti berjalan menanjak saat menjelajah Bukchon. Seru sebab pandangan luas ke horizon bakal diiringi pemandangan atap-atap bangunan Hanok. Bukchon juga menjadi pusat seni dan budaya Korea, ada museum hingga pusat kebudayaan.
Area Bukchon juga dekat dengan dengan Istana Gyeongbokgung. Untuk sampai ke Bukchon, Anda bisa naik subway dan turun di Anguk Station (Line 3), keluar di Exit 2 dan berjalan lurus 300 meter. Anda akan menemui Tourist Information Center yang menyediakan peta Bukchon. Biasanya, staf informasi wisata akan menyarankan Anda mengikuti rute tertentu untuk menikmati Hanok Village.
3/ Istana Gyeongbokgung
Istana-istana Joseon (dibangun tahun 1300-an) memang wajib dikunjungi sebagai ikon Korea. Salah satunya adalah Gyeongbokgung sebagai istana terbesar dari lima istana tradisional di Seoul. Gyeongbokgung juga bisa dicapai dengan hanya berjalan kaki sekitar 15 menit dari Bukchon Hanok Village.

(halaman istana Gyeongbokgung)

Istana Gyeongbok sangat luas sekali–dan makin indah dengan latar belakang Gunung Bugaksan. Bangunannya cantik, bersih dan terawat. Jika Anda tertarik, ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Nantikan pertunjukan upacara tradisional pergantian penjaga (the Changing of the Royal Guard and the Patrol Ritual). Upacara ini ini berlangsung tiap hari di depan gerbang Heungnyemun-nya istana Gyeongbokguk setiap jam 10 pagi dan 3 sore.

4/ Gwanghwamun Square
Keluar dari Gyeongbokgung, jangan lupa menyusuri Gwanghwamun Square. Area ini terbentang antara gerbang Gwanghwamun sampai jalan Sejongno Sageori (dekat Cheonggyecheon Stream). Area ini adalah area terbuka yang sering dimanfaatkan warga Seoul untuk bercengkrama. Patung King Sejong serta Admiral Yi Sunshin membuat area ini mudah dikenali. Ada juga air mancur 12.23. Area sekitar kedua patung tersebut juga sering dijadikan lokasi pameran.
Gwanghwamun adalah salah satu lokasi tersibuk di Seoul. Tapi, lalu lalang kendaraan tidak mengurangi keindahan dan kesegaran udara musim gugur di sekitarnya. Jangan lupa mengunjungi Sunken Square yang menjadi jalan penghubung dengan Stasiun Gwanghwamun.

5/ Cheongyecheon Stream
Area seperti kanal kecil ini merupakan salah satu landmark hijau Seoul yang menjadi favorit warga lokal. Duduk-duduk di sepanjang Cheongyecheon, ditemani semilir angin plus gemericik air adalah aktivitas yang menyenangkan di tengah kesibukan Seoul.
Di musim gugur, pada awal November sering diadakan Seoul Lantern Festival di area ini. Di tengah gemericik air, pengunjung dapat menikmati lentera-lentera berdesain cantik dengan tema Sejarah dan Budaya Tradisional Seoul. Untuk masuk ke area festival yang diterangi oleh aneka lentera itu, pengunjung tidak dipungut bayaran, tuh!

6/ Istana Deoksugung
Istana Deoksugung adalah satu-satunya istana kuno di Seoul yang terletak di antara bangunan-bangunan modern sekitarnya. Istana-istana yang lain berada di area tersendiri.

Untuk mencapai tempat ini, cukup naik Line 1 atau 2 dan turun di Stasiun City Hall. Istana ini juga punya upacara pergantian penjaga di gerbang Daehanmun setiap pukul 11.00, 14.00. 15.30 KST. Di dalamnya terdapat gedung dengan gaya arsitektur neoklasik, yang menjadi bagian dari pembangunan zaman dinasti Joseon tahun 1900. Bangunan ini juga menandai pembangunan modern di Korea.

Dan, yang harus dikunjungi juga adalah jalanan di samping istana, sepanjang gerbang utama sampai Jeongdong-gil. Pemandangan dinding istana dan jalanan sekitar memberikan atmosfer berbeda. Tapi, jangan jalan bareng berdua saja dengan pasangan, ya. Ada mitos, kalau cuma berdua saja, bisa-bisa putus. Katanya, sih...

7/ Apgujeong dan Cheongdam-dong
Terletak di distrik elit Gangnam, Apgujeong dan Cheongdam-dong dikenal sebagai pusat bisnis sekaligus pusat belanja di butik-butik mewah merek-merek internasional, resto-resto mewah, juga hunian elite. Daerah ini juga tempat hang-out kaum muda Seoul. Jangan heran Anda akan sering menyaksikan lalu lalang warga berpenampilan stylish.
Terletak di distrik elit Gangnam, Apgujeong dan Cheongdam-dong dikenal sebagai pusat bisnis sekaligus pusat belanja di butik-butik mewah merek-merek internasional, resto-resto mewah, juga hunian elite. Daerah ini juga tempat hang-out kaum muda Seoul. Jangan heran Anda akan sering menyaksikan lalu lalang warga berpenampilan stylish.

(Jalanan di sekitar pusat perbelanjaan mewah, Galleria Department Store)
Selain pohon-pohon dengan daun berwarna-warni, lampu-lampu hias cantik di sepanjang jalan akan menambah syahdunya musim gugur sepanjang Anda berjalan ketika senja turun di area ini.

8/ Hangang Park di Yeouido
Anda akan iri dengan warga Seoul karena mereka memiliki banyak taman hijau untuk tempat rekreasi. Jika bosan di rumah, cukup jalan sedikit dan bisa menikmati taman. Salah satu taman yang menarik berada di sepanjang sungai Han yang melintasi Seoul. Masing-masing area di Seoul memiliki area Hangang Park tersendiri. Salah satunya di Yeouido, area ini kerap dijuluki Manhattan-nya Seoul, karena tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi syuting drama-drama Korea. Coba lihat, bisakah Anda mengenali lokasi ini pernah muncul di drama Korea apa saja?

Untuk mencapai Youido Hangang Park, naiklah subway Line 5, lalu turun di Stasiun Yeouinaru. Begitu keluar dari stasiun, angin musim gugur langsung menerpa dan suguhan pemandangan sungai yang luas membuat mata terpesona. Cantik, bersih, dan segar. Ragam aktivitas penduduk Seoul terlihat di sini. Dari anak muda yang sedang asyik street dancing, main basket, berseluncur dengan skateboard, para pesepeda yang lalu lalang, hingga warga yang piknik, sampai para pasangan muda yang sedang dimabuk asmara juga ada. Pemerintah kota Seoul ternyata memang memperhatikan warganya dan mau menyediakan tempat untuk kepentingan bersama seperti ini.

Bantuan Saat Bertualang di Seoul

Takut tersasar ketika traveling di Seoul? Jika membawa-bawa peta dirasa terlalu merepotkan, manfaatkan ponsel pintar Anda. Unduh tiga aplikasi ini sebelum berangkat ke Seoul.
1/ iTour Seoul
Aplikasi ini menyediakan akses ke versi mobile web Visit Seoul, panduan resmi untuk pelancong dari Pemerintah Kota Seoul. Selain rekomendasi tempat wisata, ada juga peta Seoul Metro Subway yang (awalnya) tampak rumit. Anda bisa mempelajarinya jalur-jalurnya dulu sebelum berangkat agar bisa memanfaatkan waktu dengan efektif dalam perjalanan.
2/ Visit Korea
Sama dengan iTourSeoul, aplikasi ini adalah versi mobile dari situs Visit Korea yang disediakan Korean Tourism Organization. Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan adalah Spot Near Me atau informasi tempat-tempat menarik yang terdekat saat kita menggunakan aplikasi tersebut. Jika bingung mau ke mana dan masih ada waktu, Anda bisa mencari tempat-tempat baru di luar daftar kunjung Anda dari aplikasi ini. Siapa tahu Anda menemui tempat yang justru lebih menarik dari yang sudah Anda agendakan.
3/ Halal Korea
Aplikasi ini bisa jadi pegangan bagi yang pelancong Muslim saat jalan-jalan ke Korea. Aplikasi ini akan memberitahukan waktu sholat, juga tersedia daftar tempat-tempat makan yang menyediakan menu halal. Selamat berlibur! I Seoul U! (f)
Topic
#koreancorner


