
Foto: Dok. Pribadi
Pada 21 April lalu, Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris merayakan ulang tahun ke-90. Atas undangan VisitBritain, Redaktur Pelaksana femina, Yoseptin Pratiwi menghabiskan waktu seminggu di London, Aberdeen dan Edinburgh, untuk merasakan lebih dekat perayaan ulang tahun yang istimewa itu. Dari perjalanan tersebut diketahui beberapa hal yang menjadi favorit para anggota kerajaan Inggris. Berikut rangkumannya
High Tea
Siapa yang tak mengenal high tea ala ningrat Inggris? Duduk bersantai dengan gaun floral yang nyaman dengan suguhan teh panas daarjeling dari Assam India dan ditemani cakes dan scones? Tak ingin menyia-nyikan hidup mewah ala Royal Family, saya pun mencoba high tea di The Rubens at the Palace, hotel tempat saya menginap yang letaknya persis di sebelah Buckingham Palace, London.
Pukul 3 sore, saya sudah duduk manis di Palace Lounge. Menu high tea kami, untuk menemani teh daarjeling yang takarannya diolah khusus oleh The Rubens, tentu saja kudapan yang menjadi favorit keluarga kerajaan:
- Orange scented scones: yang biasa disajikan di the Orangery at Kensington palace, dulu kediaman Lady Diana yang sekarang menjadi rumah pasangan Pangeran William-Kate Middleton. Sejarah scones ini ternyata sudah sangat tua. Tahun 1704 ketika Ratu Anne membangun tempat untuk meindungi tanaman sitrusnya dari cuaca dingin kala winter. Kemudian Ratu Anne melihat bahwa tempat yang diberi nama The Orangery itu ternyata indah sehingga menjadi tempat untuk menjamu.
- Jam pennies: ini merupakan salah satu camilan favorit Ratu Elizabeth II saat masih kecil. Jam penny merupakan roti lapis isi selai raspberry yang dipotong melingkar seperti koin mata uang (penny).
- Blood velvet cake (red velvet cupcake): selalu dikaitkan dengan Kolonel Thomas Blood yang mencuri mahkota pada tahun 1671. Blood tertangkap tetapi kemudian dilepaskan oleh Raja Charles 2 yang merasa Blood bisa dijadikan mata-mata yang berharga. Cupcake ini hingga kini masih disajikan di Tower of London yang merupakan tempat tersimpannya mahkota kerajaan.
- Cherry éclair: meski aslinya dari Prancis, namun kue sus ini berhasil naik ‘meja’ di acara minum teh di Inggris.
- Chocolate biscuit cake: yang ini merupakan kesukaan Pangeran William dan Pangeran Harry semasa masih kanak-kanak. Bahkan ketika hendak menikah, Pangeran William memilih kue ini disajikan sebagai the Groom’s cake.
- Coronation tart: kue ini disajikan pada penobatan Raja George V tahun 1991. Bentuknya seperti pie, yang oleh chef The Rubens dimodifikasi menggunakan pistachios dan raspberry.
- Aneka sandwich, termasuk roti lapis isi mentimun yang klasik.
Fortnum & Mason
Di kawasan Piccadily, London terdapat toko Fortnum & Mason yang selama lebih dari 300 tahun menyediakan berbagai kebutuhan keluarga kerajaan. Terkenal oleh produk hampers dan perlengkapan untuk afternoon tea, tapi Fortnum juga menyediakan berbagai kebutuhan lain: aneka biskuit, permen, coklat, selai, barang pecah belah, hingga barang barang fashion seperti tas, busana, topi hingga parfum dan candlesticks.
Sejarah toko ini dimulai pada tahun 1700-an ketika William Fortnum, seorang footman untuk Ratu Anne di St. James Palace, berinovasi dengan lilin bekas pakai di.istana. Di malam hari, ia melelehkan lilin bekas tersebut dan membentuknya menjadi lilin baru yang kemudian ia jual kepada para ladies.
Bisnis Fortnum terus berkembang dan atas dukungan patronnya, Hugh Mason, yang membuka toko lilin di Duke Street, St James. Bisnis terus berkembang pesat menjadi supplier berbagai barang kebutuhan keluarga kerajaan. Dalam rangka perayaan ulang tahun Ratu Elizabeth, Fortnum & Mason juga memiliki koleksi istimewa: madu Queen Bee, peranti makanan dengan desain khusus, teh, dan tentu saja candlestick beraroma.
The Queen’s Handbags
Ratu Elizabeth jarang sekali terlihat di publik tanpa membawa tas tangan. Bahkan, pada foto resminya dalam perayaan ulang tahun ke-90, Ratu juga membolehkan salah satu cicitnya, Mia Tindall membawa tas tangannya.
Dalam buku Dressing The Queen, Angela Kelly yg merupakan personal advisor and senior dresser to Her Majesty The Queen mengatakan, “Hampir semua tas tangan Ratu adalah custom-made. Tas desain klasik dari kulit yang bagus berwarna hitam biasanya dikenakan untuk acara siang hari, dan ukuran lebih kecil dengan desain elegan untuk acara malam hari,” tulisnya, Tapi untuk acara-acara khusus, Ratu juga mengenakan tas yang dibuat serasi dengan busananya.
Bila diamati, tas tangan favorit ratu adalah tas kulit warna-warna standar yang ukurannya small atau medium dengan desain yang tegas (structured). Mereknya adalah Launer. Bahkan dikabarkan, ratu memiliki lebih dari 200 tas merek ini. Di Fortnum & Mason, kita bisa menemukan tas tangan favorit Ratu ini. (f)
Di kawasan Piccadily, London terdapat toko Fortnum & Mason yang selama lebih dari 300 tahun menyediakan berbagai kebutuhan keluarga kerajaan. Terkenal oleh produk hampers dan perlengkapan untuk afternoon tea, tapi Fortnum juga menyediakan berbagai kebutuhan lain: aneka biskuit, permen, coklat, selai, barang pecah belah, hingga barang barang fashion seperti tas, busana, topi hingga parfum dan candlesticks.
Sejarah toko ini dimulai pada tahun 1700-an ketika William Fortnum, seorang footman untuk Ratu Anne di St. James Palace, berinovasi dengan lilin bekas pakai di.istana. Di malam hari, ia melelehkan lilin bekas tersebut dan membentuknya menjadi lilin baru yang kemudian ia jual kepada para ladies.
Bisnis Fortnum terus berkembang dan atas dukungan patronnya, Hugh Mason, yang membuka toko lilin di Duke Street, St James. Bisnis terus berkembang pesat menjadi supplier berbagai barang kebutuhan keluarga kerajaan. Dalam rangka perayaan ulang tahun Ratu Elizabeth, Fortnum & Mason juga memiliki koleksi istimewa: madu Queen Bee, peranti makanan dengan desain khusus, teh, dan tentu saja candlestick beraroma.
The Queen’s Handbags
Ratu Elizabeth jarang sekali terlihat di publik tanpa membawa tas tangan. Bahkan, pada foto resminya dalam perayaan ulang tahun ke-90, Ratu juga membolehkan salah satu cicitnya, Mia Tindall membawa tas tangannya.
Dalam buku Dressing The Queen, Angela Kelly yg merupakan personal advisor and senior dresser to Her Majesty The Queen mengatakan, “Hampir semua tas tangan Ratu adalah custom-made. Tas desain klasik dari kulit yang bagus berwarna hitam biasanya dikenakan untuk acara siang hari, dan ukuran lebih kecil dengan desain elegan untuk acara malam hari,” tulisnya, Tapi untuk acara-acara khusus, Ratu juga mengenakan tas yang dibuat serasi dengan busananya.
Bila diamati, tas tangan favorit ratu adalah tas kulit warna-warna standar yang ukurannya small atau medium dengan desain yang tegas (structured). Mereknya adalah Launer. Bahkan dikabarkan, ratu memiliki lebih dari 200 tas merek ini. Di Fortnum & Mason, kita bisa menemukan tas tangan favorit Ratu ini. (f)
Topic
#TravelingInggris




