
Foto: Pexels/ Anna Shvets
Selain itu, keuntungan lain yang bisa Anda peroleh ketika berlibur di bulan Ramadan adalah waktu puasa akan berjalan lebih cepat karena Anda akan disibukkan dengan aktivitas jalan-jalan. Meski begitu, berlibur di kala puasa juga cukup menantang untuk dilakukan. Supaya liburan tetap nyaman dan mengasikkan selama bulan Ramadan, ini tips yang bisa Anda coba.
Siapkan budget
Selama bulan Ramadan biasanya pengeluaran akan jauh lebih banyak dibanding hari-hari biasanya. Supaya pos-pos lain tak terganggu dan Anda tetap bisa pergi berlibur dengan nyaman, maka persiapkan budget liburan serinci mungkin. Namun bila memang budget Anda belum memadahi, tak ada salahnya untuk menunda terlebih dahulu rencana berlibur. Lebih baik menunda daripada keuangan Anda jadi bermasalah bukan?
Pilih destinasi yang sesuai
Sebelum memutuskan untuk berlibur, ada baiknya Anda merencanakan destinasi wisata mana yang akan dituju. Khusus traveling di bulan puasa, Anda bisa menghindari tempat wisata dengan cuaca yang terlalu ekstrem, seperti jalan-jalan di bawah terik matahari yang terlalu panas supaya puasa tak tergangguAnda pun bisa mengecek cuaca di tempat wisata yang akan dikunjungi sehingga Anda bisa menyesuaikan dan memilih hari dengan cuaca yang tak terlalu terik ketika mengekplorasi destinasi wisata. Selain itu, rencanakan pula waktu yang tepat kapan bepergian atau memulai perjalanan untuk kenyamanan Anda. Seperti misalnya setelah berbuka atau sebelum sahur.
Siapkan makanan dan minuman untuk berbuka
Saat berkunjung ke objek wisata, bisa saja di tempat tersebut tak memiliki fasilitas yang dilengkapi untuk membeli makanan dan minuman. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya Anda menyiapkan makanan dan minuman darurat di dalam tas sehingga ketika waktu berbuka tiba, Anda tak kesulitan. Tetapi jika Anda memang akan melewatkan waktu buka di sekitar destinasi wisata yang Anda kunjungi pastikan dulu apakah tempat tersebut menyediakan juga kuliner ramah untuk muslim. Agar tak terlewat saat sedang asik berjalan-jalan, Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi untuk memantau dan mengingatkan waktu berbuka, sahur, maupun salat.
Riset masjid terdekat
Supaya lebih mudah melaksanakan ibadah, sebaiknya riset terlebih dahulu masjid terdekat dengan tempat wisata yang Anda kunjungi. Untuk menyiasatinya, Anda bisa mencari informasi melalui internet. Namun Anda juga bisa bertanya mengenai informasi tersebut di hotel tempat Anda menginap. Anda juga bisa menanyakannya kepada pengelola tempat wisata, apakah menyediakan mushola. Untuk itu lebih baik persiapkan juga perlengkapan ibadah sendiri, ini akan akan mempermudah bila nanti Anda harus beribadah di destinasi wisata yang Anda kunjungi.
Pastikan untuk sahur
Pastikan sebelum memulai perjalanan ke tempat wisata untuk sahur dulu. Melewatkan sahur akan membuat Anda cepat lelah dan kekurangan cairan yang ujung-ujungnya bisa menganggu aktivitas liburan Anda. Selain mencegah dehidrasi, dikutip dari Klikdokter, sahur juga dapat membuat Anda terhindar dari kondisi hipoglikemia atau kadar darah rendah. Kondisi tersebut ditandai dengan gejala badan lemas, pusing, gemetar, sulit berkonsentrasi, dan juga keringat dingin. (f)
Baca Juga:
Pariwisata Mulai Menggeliat, 5 Negara Ini Bisa Dikunjungi Tanpa Karantina
5 Ide Wisata di Paris, Kota Penyelenggara Paris Fashion Week
Ibu kota Pindah ke Kalimantan Timur, 4 Destinasi Wisata Ini Bisa Anda Kunjungi
Topic
#Travelling, #Ramadan


