Inspirasi gaya kerja yang “Andy banget” dengan tas Coach: Jumpsuit Ulla Johnson + heels Chloe + sunglasses Chanel; vest dan belt Aritzia + boots Golden Goose + sunglasses Barton Perreira; setelan Dolce & Gabbana + belt John Varvatos + sunglasses Barton Perreira; setelan vintage Jean Paul Gaultier + boots Saint Laurent + sunglasses L.G.R.
Sudah berapa kali kamu nonton The Devil Wears Prada 2?
Film box office ini berhasil membawa kita ke dalam dinamika para pekerja media fashion–dan industri fashion di sekitar mereka, yang sebagian besar tentunya dalam total look nan stylish.
Karakter Andy Sachs yang diperankan Anne Hathaway seakan jadi representasi kita yang kerja idealis tapi dihadapkan pada kenyataan bahwa, mengutip ucapan karakter Emily (Emily Blunt), kita ditentukan oleh tas, scarf, payung–intinya, oleh penampilan kita.
Siapa yang berharap punya “bapak peri” seperti Nigel dan bikin kita tampil lebih stylish? Foto: 20th Century Studios
Beberapa tampilan Anne Hathaway sebagai Andy–hasil styling dari penata busana film ini, Molly Rogers–bisa banget jadi inspirasi gaya kita, termasuk dress untuk acara akhir pekan mewah atau kencan istimewa.
1/ Busana nyaman dan mengaksentuasi kelebihan kita
Dua dekade nggak kerja di Runway, Andy kembali di-makeover oleh Nigel Kipling. Dari berbusana mementingkan kenyamanan, Andy beralih ke berbusana yang nyaman sekaligus mengaksentuasi kelebihannya, serta lebih fashionable.
Palet warnanya rata-rata lebih klasik–hitam, abu-abu, navy–yang, menurut Nigel, memancarkan quiet luxury. Sekali-sekali pilih warna seru juga boleh, asal pede memakainya.
Tambahkan perhiasan signature kamu–on repeat menunjukkan betapa berharganya perhiasan itu (seperti Andy dengan kalung mutiara dari Jemma Wynne atau choker koleksi Marlo Laz).
Rok atau shirt dress jadi padanan chic gaya kerja: Kemeja TWP + rok lipit Sacai + pumps Gabriela Hearst + sunglasses Oliver Goldsmith; blus Acne Studios + rok Fendi + heels Ulla Johnson + sunglasses Garrett Leight; vest Gabriela Hearst + dress TWP + boots Paris Texas
Kamu tinggal cek isi lemari karena gaya yang fresh nggak harus beli baju baru. Styling versi terkini bisa bikin baju lama kembali nyambung dengan tren.
Thrifting juga bisa jadi opsi, terutama jika kamu ingin mencari jenama high-end atau baju dan aksesori yang one-of-a-kind.
2/ Rias wajah dan rambut praktis saja
Kecuali di acara istimewa, Andy mengutamakan riasan praktis, dan selain di rumah dia nggak pernah mengikat rambutnya–karena rambutnya sudah set.
Luaran (dan jeans Levi’s) jadi padu padan termudah (plus rambut tergerai simpel): Jaket Ralph Lauren + scarf Sabrina Savage + tas Valentino + boots Zadig & Voltaire + sunglasses L.G.R.; outer vintage Dries Van Noten + belt Favorite Daughter + boots Saint Laurent; jaket Maison Margiela
3/ Siapkan sunglasses dan ‘aksesori tempur’ lainnya
Sunglasses jadi aksesori andalan Andy di tengah kesibukan New York City.
Kalau kamu sering di luar ruangan, sunglasses jangan ketinggalan, juga aksesori tempur lain seperti masker dan payung (+ selalu pakai sunscreen, ya!).
4/ Tas andalan untuk sehari-hari
Dalam film, Andy diperlihatkan jarang ganti tas saat ngantor–tas kulit vintage yang kokoh dan muat banyak dari Coach jadi andalannya, atau tas Coach model lainnya yang lebih ringkas. Dia juga terlihat membawa tas Chanel.
5/ Boots? Heels? Sneakers?
Andy yang kini sudah jadi editor senior sering terlihat memakai low-ankle boots selain heels. Kayaknya nggak ada satu pun adegan Andy memakai sneakers, alas kaki andalan para pekerja yang punya mobilitas tinggi.
Dari kencan manis, akhir pekan dengan bos dan klien, serta melayat, dress + heels = stylish: Dress Rabanne + heels René Caovilla + tas Rabanne; dress Gabriela Hearst + heels Chloé + sunglasses L.G.R. + tas Fendi + topi Shebobo Kate; dress Khaite + pumps Aquazzura + sunglasses Oliver Goldsmith + tas Coach
Tapi nggak penting Andy pakai sepatu apa–tinggal padankan saja gaya Andy dengan sepatu andalan kita seperti dress sneakers, khususnya bagi para pejuang transum yang nggak sempat gonta-ganti sepatu.
Atau, kamu bisa minta saran dari “ibu peri” atau “bapak peri” kamu untuk memberikan tip padu padannya, seperti Nigel kepada Andy. That's all. (f)
Zornia Harisantoso


