Keindahan tiap gaun terletak pada detail material, bordir, maupun penempatan motif yang intricate (kiri ke kanan: Heaven Lights Privé, Ayu Dyah Andari, Heaven Lights Privé, Tandamata). Foto: Dok. Jakarta Fashion Week 2026
Jika bulan ini begitu banyak undangan-dari pesta pernikahan hingga selebrasi jelang akhir tahun-dan ingin selalu tampil elegan, gaun panjang, baik long dress maupun setelan gaun, bisa jadi opsi.
Dari runway Jakarta Fashion Week 2026, tiga desainer dan jenama fashion Tanah Air ini mempersembahkan koleksi yang bisa jadi inspirasi, atau bisa langsung kamu jemput. Sebagian besar juga ramah untuk pemakai modest fashion.
1/ Reveriê dari Heaven Lights Privé
Koleksi ini menandai babak baru jenama fashion ini untuk menghadirkan gaya yang lebih elegan sekaligus personal. Koleksi ini terinspirasi taman musim semi dengan bunga bermekaran, menggambarkan perjalanan seorang perempuan dalam mengenal dirinya, penuh kelembutan, namun menyimpan kekuatan di dalamnya.
Gaun feminin dengan detail 3D atau motif bunga cantik, dengan model ramah modest fashion. Foto: Dok. JFW 2026
Menggunakan material pilihan seperti organza, satin, dan sifon, Reveriê menampilkan tekstur yang ringan, transparan, dengan siluet mengalir lembut mengikuti gerak alami tubuh.
2/ Huma Betang dari Ayu Dyah Andari
Huma Bentang, rumah panjang khas Kalimantan Tengah, menginspirasi sang desainer, yang mengadaptasi pola Batang Garing dan warna khas suku Dayak Ngaju, yang diberi sentuhan modern.
Keindahan detail terinspirasi budaya Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah, diterapkan dalam bordir dan motif batik. Foto: Dok. JFW 2026
Andari juga merancang 4 motif batik terinspirasi flora dan fauna Kalimantan Tengah, seperti anggrek hitam, buah ketiau, dan tumbuhan pakis atau kelakai.
3/ Uma Manaran dari Tandamata
Sebuah koleksi yang menghadirkan perenungan tentang makna rumah dan kebersamaan, dari motif kain Tenun Mandeu dari Belu, Nusa Tenggara Timur, yaitu Rumah Adat Lopo–motif itu dipadukan motif manusia, flora, fauna, dan bentuk geometris.
Bukan sekadar hiasan dan bordir, tapi mengandung makna dari motif tradisional di Belu. Foto: Dok. JFW 2026
Bordir halus dari motif-motif tersebut ditempatkan presisi, menandakan craftmanship yang tinggi, dan payet berkilau ditambahkan untuk memberi kesan mewah dan elegan.
Baca juga:
8 Inspirasi Gaya ke Wisuda
7 Babak Koleksi BIASA Rayakan Kekuatan di Tengah Perubahan
Inspirasi Gaya dari Pergelaran IN2MOTIONFEST 2025
Zornia Harisantoso


