Dengan racikan bumbu yang medok dan metode masak yang baik, jeroan atau organ dalam sapi disulap menjadi sajian penggugah selera. Selai hati dan usus, babat menjadi salah satu jeroan sapi yang populer. Nasi goreng, kwetiaw, gulai, dan babat gongso hanyalah tiga dari sekian banyak menu babat.
Di balik kelezatannya, tahukah Anda kalau babat itu adalah lambung sapi? Jika tidak pandai membersihkan dan mengolahnya, babat bisa membuat selera hilang karena baunya yang tidak sedap. Warna babat yang hitam pun terkadang membuat sebagian orang ngeri untuk menyantapnya. Supaya tampil apik berwarna putih dan tidak berbau tak sedap, babat memerlukan cara khusus untuk membersihkannya. Cara yang paling sederhana ialah dengan cara mencucinya menggunkan kapur sirih.
Baluri babat yang masih berwarna hitam dengan larutan kapur sirih. Diamkan sekitar satu menit, lalu gosok seperti saat Anda menyuci pakaian. Lapisan hitam pada babat akan rontok. Lakukan proses serupa hingga warna hitam pada babat hilang.
Agar tidak bau, rebus babat bersama daun salam dalam jumlah yang cukup banyak hingga empuk. Aroma daun salam akan menghilangkan bau babat yang tak sedap. Untuk mempercepat proses perebusan hingga empuk, gunakan panci tekan atau presto. Angkat babat, cuci bersih. Babat yang bersih dan tidak berbau siap diolah.
Baca juga:
Awas Ayam Berformalin dan Ayam Gelonggongan! Kenali Tanda-Tandanya
Jangan Sampai Salah Beli, Ini 4 Tanda Telur Ayam Tidak Segar
Cara Tepat Menyimpan Minyak Goreng
Topic
#tipmasak, #jeroan




